Kota Palopo dan Luwu Utara, dua dari 236 kabupaten dan kota di Indonesia yang dinilai sukses penyelenggaraan Jaminan sosial kesehatannya , sehingga pantas diganjar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Award dari Kementerian Kesehatan RI, pada Selasa (1/9/15) bertempat di ruang Auditorium Siwabessy, Lantai II Gedung Prof DR Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, di Jakarta.
Wali Kota Palopo, M Judas Amir dan Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi bersama 26 kepala daerah lainnya bahkan didapuk mewakili 236 yang memperoleh penganugrahan JKN Award. Selain Palopo dan Luwu Utara, sejumlah daerah lain di Sulsel yang juga turut hadir menerima penghargaan bergengsi bidang kesehatan itu seperti Kota Parepare, dan Kabupaten Bulukumba.
Palopo dan Luwu Utara meraih JKN Award untuk kategori Partisipasi Pemerintah Daerah karena memberikan perhatian lebih dalam penyelenggaraan jaminan sosial kesehatan dengan kriteria rasio penduduk tinggi yang telah didaftarkan dalam penyelenggaraan jaminan sosial kesehatan.
Selain itu besarnya jumlah penduduk yang besar dan masuk sebagai peerta jaminan sosial kesehatan. Selain itu juga karena memiliki data yang valid dan didukung regulasi dalam penyelenggaraannya.
Wali Kota HM Judas mengatakan penghargaan yang diraihnya ini, bukan target.
“Ini menunjukkan keberpihakan APBD yang pro rakyat. Ini adalah salah satu wujudnya,” tegas Judas sesaat usai menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F Moeloek.
Hal senada juga diungkapkan Arifin Junaidi yang menilai penghargaan yang diperoleh itu merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin kesehatan masyarakat.
“Yang terpenting adalah apa yang menjadi peran pemerintah dalam rangka memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat,” tegas Arifin.
Penyerahan penghargaan ini juga bertepatan dengan ulang tahun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke-47 tahun.




