Sebanyak 60 peserta relawan yang berasal dari Luwu Raya mengikuti Pelatihan Tanggap Bencana (Peta Bencana) yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, Senin (27/05/13) pagi tadi.
Dari 60 peserta tersebut masing-masing dari Kelompok Pecinta Alam (KPA), organisasi pemuda, komunitas motor dan SMA sederajat yang berlangsung di lapangan Solo Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur, tanggal 27-31 Mei 2013.
Ketua panitia, Fatir mengatakan pelatihan ini dilaksanakan oleh BPBD Luwu Timur yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para peserta dalam meningkatkan peran dan eksistensi dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana.
“pelatihan tanggap bencana di ikuti sebanyak 60 orang peserta yang berasal dari Kelompok Pecinta Alam, komunitas motor, organisasi pemuda dan SMA yang akan dilaksanakan hari ini tanggal 27-31 Mei 2013,” ungkap Fatir
Sementara itu, Staf Ahli Pembangunan, La Besse saat membuka kegiatan ini mengatakan wilayah Luwu Timur termasuk daerah yang rawan bencana oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting dan strategis, disamping pengenalan teori, juga langsung praktek, sehingga para peserta diharapkan bisa mempunyai bekal dan kepedulian terhadap situasi lingkungan, sehingga pemuda bisa mengantisipasi jika terjadi bencana alam.
“saya berharap melalui pelatihan ini pemuda bisa turut serta dan memberikan andil dalam penanganan bencana dan memberikan pertolongan ringan kepada masyarakat. Dengan pelatihan ini pemuda bukan lagi sebagai objek namun akan bertindak sebagai subyek dalam penanganan tanggap bencana. Sebagai relawan diperlukan niat yang tulus dan ikhlas, namun tetap mengedepankan kemampuan khusus dalam penanganan bencana, karena itu setiap relawan harus senantiasa di tingkatkan sumber daya manusianya,” ungkap La Besse.(*)
Alpian Alwi




