Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pasca Banjir Bandang, BPBD Palopo Tetapkan 14 Hari Masa Darurat
Metro

Pasca Banjir Bandang, BPBD Palopo Tetapkan 14 Hari Masa Darurat

Redaksi
Redaksi Published 30 Juni 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Pasca Bencana banjir bandang yang terjadi di Kota Palopo, Kamis (28/7/13), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo menetapkan kerugian dialami masyarakat sebesar Rp2Miliar dan masa Darurat selama 14 Hari, sejak Jumat (29/7/13).

Kepala BPBD Kota Palopo, Budi Sada saat ditemui mengatakan bahwa total kerugian tersebut mencakup pemukiman warga yang terendam bahkan ada yang rusak, termasuk sarana infrastruktur.

“Total kerugian yang dialami yakni Rp2 Miliar terdiri dari beberapa bagian seperti pemukiman, ada beberapa sarana infrastruktur yang rusak seperti tanggul, kemudian ada beberapa tambak atau empang yang terendam yang beirisi usaha produktif petani tambak,”jelasnya.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Menurutnya, hingga saat ini BPBD masih melakukan pembersihan di beberapa tempat yang masih digenangi lumpur. “Tindakan yang diambil yakni membersihkan lumpur bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), membenahi pemukiman-pemukiman yang harus segera ditangani,” ujarnya.

Budi mengatakan jika kendala yang dialami BPBD Kota Palopo saat ini yakni masih kurangnya personil dan perlengkapan. “Kendala yang dihadapi yakni kurangnya personil dan kurangnya peralatan, karena memang TRC baru terbentuk belum sampai satu tahun,” katanya.

Amran Amir

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kasat Lantas Polres Palopo: Tugas Kami Tidak Hanya Menilang
Next Article Tiga ortonom Muhammadiyah di Lutim Terbentuk

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?