Selama bulan suci ramadhan, seluruh pengurus masjid di Kabupaten Luwu diingatkan agar setiap penceramah taraweh di masjid-masjid untuk tidak melakukan ceramah yang berbau politik.
Ketua panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Luwu, Siming saat ditemui luwuraya.com, Selasa (09/07/13) mengatakan, pihaknya sudah menghimbau ke seluruh Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) untuk ikut melakukan pengawasan.
“Selama ramadhan ini kami ingatkan agar penceramah taraweh di masjid-masjid agar tidak mnyinggung atau membahas masalah politik yang menguntungkan calon tertentu,” kata Siming.
Siming menambahkan, penceramah di masing-masing masjid agar fokus membicarakan masalah agma saja, tidak usah ikut berpolitik dan mengkapampanyekan calon tertentu.(*)
Haswadi




