Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Selama Ramadhan Harga Bawang Merah Naik Hingga Tiga Kali
Ekonomi

Selama Ramadhan Harga Bawang Merah Naik Hingga Tiga Kali

Redaksi
Redaksi Published 18 Juli 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Harga Bawang Merah di Kota Palopo, selama bulan Ramadhan terus merangkak naik, kenaikan tersebut tembus hingga Rp 65 Ribu perkilogram, begitupun dengan harga sayur mayur seperti Wortel, Cabe Merah besar harganya terus melonjak, sementara harga bawang putih dan Daging Sapi masih stabil dan cenderung turun.

Harga tersebut sejak Ramadhan naik sudah mencapai Tiga, Bawang Merah dari Rp 35 Ribu naik Rp50ribu dan terus mengalami kenaikan hingga petang tadi mencapai Rp 65 Ribu, Wortel dari Rp12ribu per kilogram naik Rp15 Ribu per kilogram dan saat ini menjadi Rp17ribu perkilogram.

Sementara harga Bawang Putih dari Rp32ribu menglami penurunan menjadi Rp15Ribu perkilogram,  dan Daging Sapi masih bertahan pada harga Rp80Ribu perkilogram.

Imra pedagang Bawang di Pusat Niaga Palopo mengatakan jika sejak Ramadhan Harga Sayur mayur terutama Bawang Merah telah mengalami kenaikan hingga tiga Kali.

“Kalau Bawang merah itu sejak Ramadhan naik hingga 3 kali, dan kemungkinan masih akan naik lagi, buktinya kemarin masih Rp50 Ribu hari ini naik menjadi Rp65Ribu,”ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini berdasarkan harga yang diambil dari Distributor Bawang yang berasal dari Enrekang dan daerah lainnya.

Kepala Bidang Perdagangan Koperindag Kota Palopo, Nurpati saat ditemui di Pasar Pusat Niaga Palopo mengatakan jika kenaikan ini dampak dari akses transportasi yang terlambat akibat beberapa daerah di Sulawesi selatan mengalami Banjir dan Musim Hujan yang panjang.

“Selain itu juga dipengaruhi permintaan yang tinggi, dan lambatnya pengangkutan barang ke Palopo akibat dari musim Hujan yang turun sepanjang hari  dan sebagian daerah di Sulsel sedang kebanjiran, yang mempengarui arus barang yang masuk di Palopo lambat,” tuturnya.

Amran Amir

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Lutra Tuan Rumah Pelatihan Uji Petik Produktivitas Kakao

UPTD JA Hantar Wali Kota Palopo Terima Penghargaan FIPO Award

30 Pelaku Ekonomi Kreatif Ikuti Pelatihan

PT Vale Indonesia Umumkan Kenaikan Laba Tertinggi Sejak 2011

Hari Guru Nasional, DPRD Lutim Tegaskan Komitmen Perkuat Kualitas Pendidikan

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article DPRD Lutim Lantik Dua PAW dari Golkar, PKS Protes
Next Article KP2KP Masamba dan Mahasiswa KKN Unhas Gelar Sosialisasi Pajak

You Might Also Like

Metro

Harga Elpiji di Palopo Juga Ikut Naik

21 November 2014
Politik

Hingga Siang Ini, Masih Ada Partai Belum Lengkapi Berkasnya

22 Mei 2013
Metro

Banjir di Pajalesang, Warga Memilih Mengungsi

6 Juli 2013
Hukum

Nantikan Putusan MK, 1180 Personil TNI-Polri Siaga di Kota Palopo

24 April 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?