Banjir yang melanda Perumahan Pajalesang, yang berlokasi di Kecamatan Wara tergolong parah. Pasalnya, ketinggian air di daerah itu mencapai pinggang orang dewasa. Hal ini menyebabkan warga memilih mengungsi ke tempat yang aman.
Pantauan luwuraya.com, air di Perumahan Pajalesang mulai meluap sekitar pukul 20.00 Wita. Umumnya, warga tidak mengira, akan terjadi banjir, sebab seperti kejadian sebelumnya, daerah ini tergolong alam dari bencana banjir.
Namun, alam berkehendak lain, air meluap dengan cepat sehingga menyeybabkan ratusan rumah di daerah ini terendam banjir. Bahkan, di sejumlah ruas jalan dalam kompleks perumahan ini, tampak seperti aliran sungai.
“Banyak barang yang terendam di dalam rumah, kami memilih keluar dari rumah karena khawatir kondisi banjir bakal lebih parah,” ujar Amri, salah seorang warga Pajalensang.
Dia menyebutkan, sejak lima tahun tinggal di Perumahan Pajalesang, baru kali ini terjadi banjir di daerah itu. “Baru kali ini banjir terjadi di sini, biasanya daerah ini yang paling bebas dari banjir,” ujar Amri.
Informasi yang dihimpun, banjir yang melanda Perumahan Pajalesang, dan Jl Pongsimpin disebabkan karena jebolnya tanggul di daerah Jl Pongsimpin. Akibatnya air merembes hingga ke pemukiman warga.
Asdhar/Radit




