Sejak seminggu lamanya Warga Desa Balantang, Kecamatan Malili mengalami kesulitan air bersih. Pasalnya, Jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Malili yang masuk kerumah warga tidak berfungsi dengan baik.
Informasi yang dihimpun, puluhan warga dari Desa Balantang sebelumnya pernah mendatangi kantor PDAM Malili dikarenakan warga kerap kesulitan mendapatkan air bersih, namun pengaduan warga itu dinilai tidak ditanggapi oleh pihak PDAM. Warga yang kesulitan air bersih terpaksa menggunakan air sumur dan air sungai untuk kebutuhan pribadinya seperti mencuci dan komsumsi.
“Kami pernah datang ke kantor PDAM Malili guna mempertanyakan sulitnya mendapatkan air bersih namun pihak PDAM hanya menjanjikan saja untuk memperbaiki jaringan pipa tapi hingga hari ini jaringan tersebut belum juga diperbaiki,” ungkap Haswar warga Desa Balantang.
Selain itu, sorotan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Karang taruna Desa Balantang, Rifal Jufri. Dirinya menyayangkan ketidakpedulian pihak PDAM akan hal ini.
“Permasalahan air bersih bukan kali ini terjadi. Bukan hanya di Desa Balantang yang kerap kesulitan air berih, melainkan desa tetangga seperti Desa Baruga juga merasakan hal yang sama. Anehnya pihak PDAM sendiri terkesan cuek,” ungkap Rifal, Sabtu (14/12/13) siang ini.a
Warga pun menyesalkan, armada mobil tangki air milik PDAM dulunya dipakai untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat, namun saat ini tangki tersebut hanya diparkir di halaman kantor PDAM.
“Kemarin saya sudah meminta kepada salah seorang staf di Kantor PDAM agar segera menyuplai air bersih kepada warga di Desa Balantang. Namun hingga saat ini, tangki air tersebut tak kunjung tiba. Oleh karena itu kami memita agar Direktur PDAM di copot dari jabatannya karena dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan baik,” ungkap Rifal.
Sementara itu, Direktur PDAM Malili, Rifal yang dikonfirmasi melalui via telepon tidak berhasil dikarenakan nomor handponenya dalam keadaan tidak aktif. (*)




