Tiga pasangan calon Bupati Luwu, yakni Andi Mudzakkar-Amru Saher, Basmin Mattayang-Syukur Bijak, dan Basri Suli-Thomas Toba sepakat untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Luwu aman, damai, berkualitas dan bermoral.
Kesepakatan tersebut ditanda dengan diterbitkannya Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres Luwu dan tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati Luwu yang dibubuhi tanda tangan seluruh paslon serta satu lembar materai Rp 6000, Kapolda Sulselbar, Irjenpol Burhanuddin Andi dan Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast.
Pada BAB I MoU yang ditandatangani tiga Paslon ini disebutkan maksud dan tujuan MoU tersebut yakni untuk dijadikan pedoman bagi para pihak dalam rangka mewujudkan Pemilukada Bupati dan wakil Bupati Luwu sebagai Pemilukada yang aman, damai, berkualitas dan bermoral. Selain itu, dibagian lain MoU ini yakni pada BAB III tentang pelaksanaan, nomor 3 disebutkan semua Paslon akan mematuhi semua ketentuan dan aturan hukum yang berlaku baik aturan yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus mengenai tahapan pelaksanaan pemilukada Luwu, berperan aktif menjaga keamanan dan keteryiban masyarakat selama berlangsungnya proses pemilukada Luwu, mengendandilakn diri dan juga kelompok pendukung untuk selalu tertib dan tidabertindak anarkistis atau main hakim sendiri serta menyerahkanproses penyelesaian setiap permasalahan kepada Instansi berwenang.
MoU ini juga mengingat Paslon Bupati Luwu untuk tidak melakukan intimidasi, kekerasan atau ancaman kekerasan, provokasi, pencemaran nama baik atau penghinaan satu sama lain dalam bentuk apapun. Tidak akan melakukan kampanye di luar jadwal kampanye yang ditetapkan KPU dan dengan kesadaran sendiri akan membuka spanduk dan alat peraga kampanye pada saat masa tenang dimulai.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kapolda Sulselbar, Irjenpol Burhanuddin Andi mengingatkan Paslon Bupati Luwu untuk melihat kasus rusuh Palopo yang merugikan banyak pihak. Rusuh Palopo jangan sampai terulang di Kabupaten Luwu.
“Jangan sampai Luwu ini terkenal karena kerusuhannya, tana Luwu punya nilai ejarah yang tinggi, mari kita junjung tinggi siri’na Luwu,” kata Burhanuddin.(*)
Haswadi




