Kepala BPBD Kabupaten Luwu Timur Andi Makkaraka memperingatkan warga yang tinggal di sekitar lokasi rawan longsor, untuk mewaspadai terjadinya bencana, menyusul tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Luwu Timur dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, akibat curah hujan yang tinggi ini, sejumlah wilayah di Luwu Timur sudah dilanda bencana banjir. “Kami mengingatkan warga untuk mewaspadai longsor, sebab curah hujan yang tinggi sangat rawan terjadi bencana lonsor utama di titik-titik yang memang kerap terjadi longsor,” ujar Makkaraka.
Dia merincikan, lokasi yang rawan terjadi longsor yakni jalan poros trans Sulawesi yang menghubungkan Malili-Kolaka Utara, jalur trans Sulawesi di Mangkutana, dan jalan poros ke Sorowako.
Untuk korban bencana banjir, Makkaraka mengaku sudah menyalurkan Bantuan air bersih dan medis kepada korban bencana. Sedangkan langkah evakuasi juga akan ditempuh sesuai dengan kondisi di lapangan.
Untuk diketahui, bencana banjir melanda Kabupaten Luwu Timur di tiga desa di daerah itu, yakni Desa Laskap, Desa Pongkeru, dan Desa Ussu. Selain menyapu permukiman warga, banjir juga merendam ratusan hektar areal persawahan dan puluhan tambak warga di Pongkeru ini yang mengakibatkan kerugian petani hingga ratusan juta rupiah.
Warga juga kuatir akan datangnya banjir susulan, mengingat hujan yang terus turun sepanjang hari.
Abdul Aziz




