Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Rencana Damai Justru Berujung Bentrok Maut di Lutra
Hukum

Rencana Damai Justru Berujung Bentrok Maut di Lutra

Redaksi
Redaksi Published 24 September 2013
Share
4 Min Read
SHARE

Aparatur pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan jajaran Kepolisian Sektor Baebunta menyesalkan insiden bentrokan yang terjadi di Baebunta, Senin (23/9/13) dini hari kemarin.

Pasalnya, pihak pemerintah dan kepolisian telah mengagendakan acara perdamaian terhadap warga desa yang bertikai, yakni Desa Salulemo dan Desa Kariango.

Kabid Perlindungan Masyarakat di Kesbang Lutra, Jamal Side, bersama Kapolsek Baebunta, Rifal saat ditemui di Desa Kariango, membenarkan agenda perdamian antar kedua warga desa bertetangga tersebut dijadwalkan pada Selasa (24/9/13) terpaksa harus ditunda lantaran pecahnya bentrok.

“Memang telah diagendakan rencana perdamaian warga kedua desa hari ini. Namun adanya bentrok kemarin, terpaksa acara tersebut sudah tidak mungkin dilaksanakan,” kata Jamal.

Berdasarkan penuturan  seorang tokoh masyarakat warga Dusun Kanyapu, Desa Kariango, mengatakan sejak dahulu warga di dua desa ini sudah saling bermusuhan.

“Sejak dahulu kedua desa bertetangga ini saling bermusuhan. Rencananya hari ini kedua warga desa akan dilakukan perdamaian akibat pertikaian yang terjadi Tiga Minggu yang lalu, yang mana salah seorang warga Desa Kariango yang berpropesi sebagai tukang ojek dipukul oleh pemuda Desa Salulemo, Dusun Padang,” ujarnya sambil mewanti-wanti agar namanya tetap dirahasiakan demi keamanan dirinya.

Seperti diketahui, Bentrok antar warga desa kembali pecah di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Kali ini, Senin (23/9/13) dini hari, sekitar pukul 05.30 wita, sekitar ratusan warga Dusun Padang, Desa Salulemo, Kecamatan Baebunta, dengan menenteng senjata rakitan jenis papporo dan pelatuk, serta busur, parang, dan tombak mendatangi Desa Kariango, Dusun Kariango untuk melakukan penyerangan.

Namun tepat di perbatasan Dusun Kanyapu, Desa Kariango, Kecamatan Baebunta, puluhan warga desa setempat menghalau rencana penyerangan tersebut sehingga terjadilah perang kelompok antar kedua warga desa tersebut yang mengakibatkan Lapouna (65) warga Desa Baebunta, tewas tertembus peluruh timah dari senjata rakitan jenis peluruh tunggal (pelatuk).

Selain itu sejumlah pemuda Desa Kariango dan warga Desa Baebunta menjadi korban luka akibat terkena serpihan peluruh dari senjata rakitan jenis papporo,  diantaranya, Ruspian alias Pian, Anto, Idil dan Rammang.

Pantauan Luwuraya.com di lokasi perang warga kedua desa, di Dusun Kanyapu, Desa Kariango, sejumlah kepala keluarga terpaksa mengungsikan keluarganya keluar desa lantaran takut akan pecahnya bentrok susulan di kedua belah pihak. Sementara aparat Kepolisian dari Polres Lutra dibantu aparat TNI melakukan penjagaan ketatat di sejumlah titik di kedua desa bertetangga tersebut.

Informasi yang dihimpun, bentrok yang mengakibatkan Satu orang tewas dan Lima orang lainnya luka akibat terkena peluru senjata rakitan jenis papporo, diduga dipicu oleh insiden perkelahian yang terjadi sehari sebelumnya.

Pada Minggu (22/9/13) petang, seorang pemuda warga Desa Baebunta berinisial RD (20) melakukan penganiayaan terhadap pemuda Desa Kariango, Dusun Kanyapu berinisal CN (21) yang bersama rekan-rekannya sedang berekreasi di Bendungan Sungai Baebunta. Selain menganyiaya CN, RD juga merusak motor yang dikendarai CN.

Selanjutnya setelah terjadinya insiden penganiayaan di lokasi permandian di Bendungan tersebut, RD lalu ke Desa Kariango, Dusun Kariango, namun disitu RD kembali melakukan pemukulan terhadap salah seorang pemuda asal Desa Salulemo, Dusun Padang dan pada Senin dini hari, ratusan warga Desa Salulemo, Dusun Padang bersama bala bantuannya akhirnya lakukan penyerangan ke Desa Kariango yang jauh-jauh hari sebelumnya juga merupakan musuh desanya.

Arief Abadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ketua TP PKK Lutim Buka Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen PKK

Pemkot Palopo Peringati Isra’ Mi’raj, Ajak Umat Tingkatkan Ketakwaan

Budiman Paparkan Program Prioritas APBD Tahun 2022 di Paripurna DPRD

Serahkan Akta Nikah, Husler Apresiasi Sistem Jemput Bola Disdukcapil

Husler Serahkan Bantuan Sosial ke Warga Kurang Mampu

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kakan Kemenag Lutim Dituding Lakukan Pungli JCH
Next Article Eks Karyawan PT PUL Akan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Desa Ussu

You Might Also Like

News

Australia Hibahkan Rp2,9 Miliar Untuk Pembangunan Sekolah di Lutim

5 September 2013
Ekonomi

Meski Raih WTP, BPK Beri Catatan Penting Dalam LHP LKPD Kota Palopo

27 Mei 2025
Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Harap Pengurus DPC Apdesi dan PPDI Bekerja Optimal

7 Maret 2023
Luwu Timur

Staf Ahli Pembangunan Buka Lomba Pidato Tingkat SD Negeri dan Swasta Tk. Kab. Luwu Timur

22 November 2023
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?