Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Akses Jalan Trans Tertutup, Ratusan Penumpang Memilih Berjalan Kaki
Hukum

Akses Jalan Trans Tertutup, Ratusan Penumpang Memilih Berjalan Kaki

Redaksi
Redaksi Published 12 November 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Ratusan penumpang dari arah Selatan maupun Utara akhirnya memilih berjalan kaki untuk melanjutkan perjalanan. Pasalnya, sejak kemarin hingga pagi ini demostran masih tetap menutup akses jalan trans Sulawesi, Selasa ( 12/11/13) pagi ini.

Pantauan luwuraya.com, jalur trans Sulawesi ini tertutup hingga satu kilometer. Sementara demonstran menutup jalur trans Sulawesi ini dengan merebahkan pohon kayu di badan jalan sehingga masyarakat yang ingin melintas di jalan ini memilih berjalan kaki untuk menyambung kendaraan. Selain itu, batu dan material lainnya masih tampak berserakan di jalan.

Salah seorang penumpang yang ditemui saat berjalan kaki, Indah mengatakan dirinya akhirnya pasarah memilih berjalan kaki untuk melanjutkan perjalanannya.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

“mau tidak mau kami harus memilih berjalan kaki untuk melanjutkan perjalan,” ungkap Indah.

Sekedar diketahui, ratusan mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Luwu menggelar aksi demonstrasi di jalan poros trans Sulawesi tepatnya di Kecamatan Walmas. Sementara demonstran tersebut menyuarakan tentang pembentukan Kabupaten Luwu Tengah. dalam aksi tersebut demonstran dan aparat kepolisian berakhir dengan bentrok yang mengakibatkan puluhan mahasiswa dan pelajar terkena tembakan. (*)

HASWADI

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Judas: Belanja Pemerintah Harus Sesuai Dengan Kemampuan Daerah
Next Article Aparat Kepolisian Gelar Apel Pengamanan dan pembubaran Paksa di Luwu

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?