Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DPRD Lutra akan Bentuk Tim Terkait Krisis RSUD Andi Djemma
News

DPRD Lutra akan Bentuk Tim Terkait Krisis RSUD Andi Djemma

Redaksi
Redaksi Published 11 Februari 2014
Share
1 Min Read
SHARE

DPRD Kabupaten Luwu Utara akan membentuk tim guna mencari tahu penyebab terjadinya krisis di RSUD Andi Djemma. Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat antara DPRD Luwu Utara dengan pihak manajemen RSUD Andi Djemma Masamba, Selasa (11/2/14) siang tadi.

Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Andi Sukma mengatakan pihaknya telah menerima banyak aspirasi dari masyarakat dan klarifikasi dari manajemen RSUD Andi Djemma. “Semuanya itu nantinya akan kami rangkum dan membentuk tim guna mencari tahu penyebab terjadinya krisis di RSUD Andi Djemma, hasilnya nanti akan kami buatkan rekomendasi yang akan ditujukan ke Bupati Luwu Utara,” ujar Sukma.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah aktifis dari LSM Pemerhati Luwu Utara (pemalu) melakukan aksi demonstrasi Kamis (6/2/14) lalu memprotes kinerja manajemen RSUD Andi Djemma yang dinilai tidak professional. Atas dasar itu, kemudian dilakukan pertemuan dengan manajemen RSUD Andi Djemma siang tadi.

Dalam pertemuan itu terungkap jika krisis yang terjadi di RSUD Andi Djemma lantaran tidak kunjung cairnya dana Jamkesmas dari Pemerintah Pusat untuk periode Juni-Desember 2013 dengan nilai mencapai Rp4,5 miliar. Akibatnya, seluruh layanan medik di rumah sakit tersebut terancam lumpuh menyusul aksi boikot distribusi obat dari perusahaan penyalur obat-obatan ke rumah sakit tersebut.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kejari Lutim Imbau Warga Waspada Modus Penipuan Mengatasnamakan Kejaksaan

Siswi SMA Belopa Ditangkap Sebagai Joki CPNS di Palopo

Luwu Timur Raih Dua Penghargaan dari Bank Indonesia

Lagi, Panwaslu Terima Laporan Pemalsuan Tanda Tangan

Kecelakaan di wotu, Dua Orang dilarikan ke RSUD I La Galigo

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ruang Kerja Sekkab Lutra Digeledah Jaksa, Ada Apa Yah?
Next Article LSM Hamas Desak Bupati Lutim Non Aktifkan Kades Lagego

You Might Also Like

Hukum

Kebakaran Hebat Landa Sorowako, Bupati Irwan Bachri Syam Turun Langsung ke Lokasi

27 Agustus 2025
News

Ribuan Kader PP Siap Menangkan Nur – Esra

23 November 2015
News

Sebelum Diganti, Anggota DPRD Lutra Diminta Kembalikan Randis

3 Juli 2014
News

Beredar Informasi Anggota KPU Palopo Ditangkap

7 April 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?