Kesal karena tidak ditemui oleh Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi, sejumlah demonstran dari honorer K-2 berupaya menembus barisan petugas untuk masuk ke ruang Bupati Luwu Utara. Namun, upaya itu mendapat halangan dari petugas yang terdiri dari Satpol PP dan kepolisian resor Luwu Utara.
Ditengah upaya demonstran untuk menembus blokade petugas, akhirnya perwakilan pemerintah kabupaten Luwu Utara, Muchtar Jaya yang juga merupakan Kepala Dinas PU Kabupaten Luwu Utara menemui demonstran.
“Saya mendapat amanah dari Bupati Luwu Utara yang menyampaikan salam kepada para demonstran. Perlu saya sampaikan, saat ioni bapak Bupati sementara sakit dan diopname,” ujar Muchtar tanpa menjelaskan dimana rumah sakit tempat Bupati Luwu Utara dirawat dan sedang menderita sakit apa.
Tidak puas dengan jawaban Muchtar, demonstran pun meminta agar Bupati Luwu Utara dihubungi melalui telepon dan disambungkan dengan pengeras suara. Hal itu agar demonstran tetap dapat berdialog dengan orang nomor satu di daerahh itu.
Muchtar pun tampak beberapa kali mengutak-atik telefon genggamnya. “Maaf tidak bisa tersambung, mungkin jaringan jelek,” kata Muchtar memberikan alasan yang disambut teriakan kekecewaan oleh demonstran.
Hingga saat ini, ratusan demonstran dari Forum Pemerihati K-2 masih tetap menunggu di depan Kantor Bupati Luwu Utara di Masamba. Mereka mengancam akan tetap menduduki kantor tersebut bahkan akan mendirikan tenda hingga Buapti Luwu Utara menemui mereka.




