Salah seorang Calon Legislatif (Caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Nuzul Baso dari daerah pemilihan kecamatan Wotu-Burau Kabupaten Luwu Timur dikeroyok dua orang warga akibat memprotes independensi Bidan setempat.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat salah seorang warga desa Lumbewe, Acci menjemput warga yang usai melakukan persalinan dipustu desa Lumbewe. Berselang beberapa menit kemudian korban atau Andi Nuzul Baso yang juga hadir ditempat yang sama dan memprotes independesi bidan pustu tersebut yakni Hasrina, karena diduga telah berpihak ke salah seorang caleg asal partai Golkar.
Tidak menerima perkataan korban, Acci juga turut membela bidan ini hingga terjadilah perkelahian. Tiba-tiba Hasan, warga desa setempat juga ikut membantu Acci memukuli korban hingga babak belur pada bagian muka. Sementara Acci dan Hasan diketahui adalah pendukung dari salah seorang Caleg dari Partai Golkar dapil Kecamatan Wotu-Burau.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana yang dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya dua orang warga yang telah melakukan pemukulan sudah diamankan di Mapolres Luwu Timur. Sementara korban saat ini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu karena mendapat luka lebam pada bagian wajah.
“Kami sudah amankan dua orang tersebut di ruang tahanan Mapolres Luwu Timur sementara korban saat ini dalam perawatan intensif di rumah sakit Wotu,” ungkap Rio.
Sementara itu, Bidan desa Lumbewe, Hasrina yang coba dikonfirmasi melalui via telepon terkait tidak independesinya dirinya tidak berkomentar banyak.
“Maaf ya pak saya sementara sibuk,” ungkap Hasrina dengan singkatnya. (*)




