Nasib sial lagi dialami oleh pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Palopo. Pasalnya, uang senilai Rp30 juta yang terdapat di dalam mobil milik bendahara partai tersebut, dicuri orang tepat di depan Sekretariat PDIP Palopo, di Jl Anggrek Palopo, Senin (7/4/14) siang kemarin.
Kejadian ini bermula saat Bendahara PDIP Palopo, Frans Malimongan baru saja balik dari Bank Mandiri Palopo, untuk menarik dana yang akan dibagikan kepada saksi yang akan bertugas pada hari pencoblosan besok.
Saat memakir di depan Sekretariat PDIP Palopo, Frans sengaja meninggalkan tasnya yng berisi uang terrsebut di dalam mobil yang memiliki nomor polisi DD228EW. Apesnya, baru menunggalkan mobilnya beberapa saat, Frans mendapati kondisi kaca mobilnya sudah pecah berantakan saat berniat akan mengambil kembali tasnya.
Tidak hanya itu, Frans juga tidak mendapati tas yang digunakan untuk menyimpan uang saksi itu di dalam mobilnya,
Ketua DPC PDIP Palopo, Alfri Djamil yang dikonfirmasi menyayangkan adanya kejadian ini dan mendesak pihak kepolisian untuik mengusut kasus pencurian ini. Menurutnya, dana saksi itu sedianya akan dibayarkan kepada saksi yang akan bertugas pada hari pencoblosan besok.
Sesuai data yang dihimpun, saksi dari PDIP Palopo yang akan ditugaskan pada hari pencoblosan besok adalah sebanyak 150 orang, yang memiliki honor masing-masing adalah sebesar Rp200 ribu.




