Anti Corruption Commite (ACC) merilis sedikitnya enam kasus korupsi yang terjadi di Luwu Raya, penanganannya mandek di tangan jaksa, baik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) di masing-masing daerah.
Dalam rilis yang diterima Luwuraya.com, sedikitnya terdapat 54 kasus korupsi di Sulawesi Selatan dan Barat yang penangannya mandek di tangan jaksa. Dari 54 kasus ini, terdapat delapan kasus yang wilayah kejadiannya berada di Luwu Raya.
Kedelapan kasus itu terdiri dari tiga kasus yang ditangani Kejati Sulselbar, dan sisanya ditangani oleh kejari masing-masing daerah.
Staf Badan Pekerja ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun mengatakan banyaknya kasus korupsi yang mandek di tangan jaksa itu memperlihatkan bahwa lembaga adhiyaksa ini belum menjadikan agenda pemberantsan korupsi sebagai prioritas utama.
“Selain itu kami menilai sumber daya manusia di lingkup Kejaksaan di Sulsel masih lemah, yang berimbas pada tidak maksimalnya penuntasan kasus korupsi,” ujar Kadir.
Sesuai data yang diperoleh, sejumlah kasus korupsi yang terjdi di wilayah Luwu Raya itu yakni diantaranya kasus Gernas Kakao Luwu (penyidikan) yang telah menetapkan satu tersangka yakni Direktur PT Koya, Saleh Rahim. selain itu juga ada kasus pembangunan GOR Malili (penyidikan) yang telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Luwu Timur, Handoko Subhekti. (Selengkapnya Lihat Grafis) .
Grafis:
No | Kasus | Instansi | Tahapan | Tersangka | Ket. |
1 | Korupsi gernas kakao Luwu. | Kejati Sulsel | Penyidikan | -Saleh Rahim (Direktur PT Koya) | – sampai saat ini tidak ada perkembangan dalam kasus ini(Mandek). |
2 | Korupsi proyek pembangunan GOR Malili | Kejati Sulsel | Penyidikan | – Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Pemkab Luwu Timur, Handoko Subhekti. | – Handoko bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) |
3 | Korupsi proyek pengadaan pipa Instalasi Tangki Timbul PTPN XIV Pabrik Kelapa Sawit I Luwu | Kejati Sulsel | Penyelidikan | – | Tahap penyelidikan di kejati Sulsel.
|
4 | Kasus korupsi pembebasan lahan tempat pembuangan akhir. Kab. Luwu. | Kejari Malili | Penyelidikan. | – | Tahap penyelidikan mandek |
5 | Dugaan korupsi penyalahgunaan dana PNPM Mandiri di Malili, Kab Luwu Timur. | Kejari Malili | Penyidikan | – Effendi (mantan UPK PNPM-MP) | – Kejaksaan Negeri Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menetapkan mantan kepala Unit pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Kecamatan Malili, EfendI. |
6 | Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana bantuan tanggap bencana di kabupaten Lutra | Kejati lutra | Penyelidikan | – | – Belum ada tindak lanjut dari kejari setempat |
7 | Korupsi proyek pembangunan GOR Malili | Kejari Malili | Penyelidikan | – | – Dari hasil ekspose BPKP terindikasi adanya penyimpangan dalam perencanaan dan pelaksaan pembangunan GOR Malili anggaran 2012 yang mengakibatkan kerugian negara. |
8 | Korupsi Dana Bantuan Kelompok Tani Kamommo Kecamatan Ponrang Selatan Tahun 2007 | Kejari Belopa | Dalam proses penyidikan. | Muslimin Kahar Mudzakkar (Ketuan Kelompok Tani Kamommo)
Hasan (Bendahara Kelompok Tani Kamommo) | Muslimin sudah menjadi tersangka namun tidak ditahan.
Kerugian Negara mencapai Rp. 1,1 Milliar dari total anggaran Rp. 2,1 Milliar.
Dana bersumber dari APBD Kab Luwu. |




