Bank Internasional Indonesia (BII) resmi membuka cabang di Kota Palopo, Rabu (14/5/14). Phak BII Palopo berjanji akan menjadi mitra bagi pemerintah Kota Palopo dalam mebdukung pembangunan daerah.
Branch Manager bii cabang pembantu Kota Palopo, Novita Panggara mengatakan, prospek bisnis perbankan di Kota Palopo dinilai cukup menjanjikan. Hal itu terlihat dari tingkat perekonomian masyarakat Palopo yang tumbuh pesat.
“Kami optimis, kehadiran kami di Palopo akan memberikan akan memudahkan masyarakat Palopo dalam pelayanan jasa-jasa keuangan,” kata Novita.
Bank Internasional Indonesia yang lahir sejak tahun 1959, dengan total asset Rp 104 triliyun, dan 427 kantor cabang di seluruh Indonesia, mendapat apresiasi yang cukup baik dari Pemerintah Kota Palopo.
Sekretaris Kota Palopo, Syamsurijal Syam mengatakan, dengan dibukanya Kantor cabang pembantu BII di Kota Palopo, itu menunjukkan bahwa Palopo sudah cukup maju, khususnya di sektor perekonomian. “Karena bank tidak akan membuka cabang di satu daerah, jika tidak didasari majunya perekonomian daerahnya, dan satu alasan bii buka cabang di Palopo, karena ekonominya yang cukup baik,” ujarnya.
Kepala bagian Perizinan, Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Kota Palopo, Sunandar, mengatakan, tahun 2014 ini, sudah dua bank swasta yang membuka cabang di Kota Palopo, sebelum bii, ada bank rakyat Indonesia (BRI) Syariah. “Sehingga Total bank swasta dan pemerintah di Kota Palopo jumlahnya mencapai 16 bank,” kata Sunandar.
Untuk diketahui, BII Cabang Pembantu Palopo ini beroperasi dan membuika kantornya di Jl Mangga Kota Palopo, atau tepatnya di kawasan Pusat Niaga Palopo (PNP).




