Untuk ke empat kalinya, penghargaan supremasi tertinggi di Bidang Lingkungan Hidup kembali di torehkan Kota Malili, Kabupaten Luwu Timur. Meski baru berusia 11 tahun, Kabupaten Luwu Timur telah banyak menorehkan prestasi dan mampu berdiri sejajar dengan berbagai Kabupaten/ kota lainnya di Sulawesi Selatan.
Untuk program Adipura tahun ini, hanya tujuh Kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang berhasil meraih piala Adipura yakni Kabupaten Luwu Timur, Maros, Pangkep, Bantaeng, Selayar, Sidrap dan Pinrang. Dari tujuh daerah itu, tiga diantaranya mencatat quattrick atau empat kali berturut-turut, yakni Luwu Timur, Pangkep, dan Pinrang.
Untuk diketahui, Penyerahan piala adipura ini sebelumnya diserahkan Wakil Presiden RI, Boediono kepada Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup (KLH) se-dunia tahun 2014 yang berlangsung di istana Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (5/6).
Selang empat hari kemudian dilanjutkan dengan penerimaan Piala Adipura dari Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H Agus Arifin Nu’mang kepada Bupati Luwu Timur H Andi Hatta Marakarma pada Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup dengan tema satukan langkah lindungi ekosistem pesisir dari dampak perubahan iklim yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (09/06) di Makassar. Sebelum akhirnya piala adipura ke-4 ini diterima oleh
masyarakat Luwu Timur.
Keberhasilan Kota Malili mendapat Piala Adipura, tentu keberhasilan seluruh masyarakat. Pemerintah berhasil mengajak masyarakat untuk berperilaku bersih, tidak hanya saat menjelang penilaian Adipura, tetapi menjadi menjadi budaya dan jati diri setiap warga. Wajar saja, jika pemerintah dan masyarakat merayakan keberhasilan ini dengan melakukan arak-arakan Adipura.
Seperti hari ini, Rabu, 11 Juni 2014, rombongan arak-arakan adipura telah meninggalkan Kota Palopo sejak pagi tadi menuju Kabupaten Luwu Timur. Tiba diperbatasan Luwu Utara dan Luwu Timur sekitar pukul 11.30 Wita, Piala Adipura kemudian kembali diarak mengitari beberapa wilayah kecamatan Mulai dari Burau, kemudian Wotu, Angkona dan terakhir di Kota Malili.
Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma meyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kontribusinya yang luar biasa dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.
“Saya yakin, tanpa adanya kebersamaan, kesadaran, kemauan, partisipasi dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat, hal ini tentu tidak mungkin dapat kita wujudkan,” tandasnya.
Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma menyerahkan insentif kepada para pasukan kuning dan pengelola bank sampah.




