Ratusan warga Kabupaten Luwu Utara yang tergabung dalam front aksi masyarakat peduli daerah menggelar aksi demonstrasi dijalan trans Sulawesi, Kecamatan Masamba, Rabu (11/06/14) siang tadi. Selain di lokasi tersebut, demonstran juga melakukan aksi didepan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Masamba, Kantor Bupati dan DPRD Luwu Utara.
Pantauan luwuraya.com, aksi demonstrasi ini sempat diwarnai ketegangan antara para pengunjuk rasa dengan pihak kepolisian disebabkan adanya lemparan kearah demonstran. Beruntung tidak ada korban pada kejadian tersebut.
Koordinator Aksi, Andi Samsu Alam dalam orasinya menolak keras kebijakan pemerintah daerah Luwu Utara yang sarat dugaan korupsi serta meminta Arifin Junaidi mundur dari jabatannya. Selain itu, banyaknya ketimpangan yang terjadi pada kepemimpinannya ini karena terbentuknya dinasti atau kekuasaan yang sarat terjadinya KKN.
“Tak terasa kurang lebih tujuh tahun Bupati Lutra, Arifin Junaidi memimpin pemerintahan namun dalam perjalanannya hingga detik ini belum juga menunjukkan hasil yang maksimal kepada masyarakat namun mereka hanya menampakkan kekuasaan seperti pada setiap SKPD telah disisi oleh orang-orang terdekatnya bahkan anak dan istrinya lolos menjadi anggota legislatif DPRD Provinsi dan DPRD Luwu Utara,” ungkap Samsu.
Selain itu, demonstran juga mendesak agar melakukan efesiensi APBD termasuk evaluasi penggunaan anggaran perjalanan dinas keluar daerah, segera membangun prasarana penanggulangan banjir diwilayah Baebunta bagian selatan dan malangke Barat dari luapan banjir bulanan, Kembali mengevaluasi kinerja pimpinan SKPD Dinas pendidikan yang dinilai sejumlah masyarakat Luwu Utara yang tidak professional yang berimplikasi
melemahnya pembangunan pendidikan.
Setelah berorasi, ratusan demonstran ini diterima oleh beberapa Anggota DPRD yakni
Guris, Sudirman Salomba, Filosopis Rusli, Abdul Muis, Adam Surya dan Nursalam Syamsuddin.
Dalam pertemuan ini, Adam surya meminta agar diberi waktu untuk melakukan pertemuan kepada pihak terkait untuk kemudian membicarakan permasalahan ini rapat tingkat pimpinan DPRD.
“Kita akan jadwalkan agar pihak-pihak terkait dapat hadir pada pertemuan selanjutnya,” ungkap Adam.




