Sungguh malang nasib, Umar alias bapak Farel, warga Desa Balo – Balo, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Pasalnya, pelaku yang diduga kerap melakukan aksi kejahatan dengan cara mencuri ini akhirnya mendapatkan bogem mentah hingga babak belur dari warga setempat.
Informasi yang dihimpun, aksi massa yang dilakukan terhadap pelaku yang diduga melakukan pencurian itu terjadi dilokasi eks Pesantren yang terletak didesa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Jum’at 19 Februari sekitar pukul 17.00 wita sore kemarin.
Sebelumnya, Umar tengah dimintai keterangan atau diintrogasi di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Wotu. Saat dimintai keterangan, aksi nekat pun dilakukannya dengan cara melarikan diri lewat belakang kantor Polsek Wotu.
Aksi kejar – kejaran pun terjadi, dengan dibantu warga setempat Polisi akhirnya berhasil menangkap Umar. Sayangnya, sebelum pihak kepolisian tiba massa lebih dahulu menghakiminya.
“Petugas sempat melakukan penembakan keudara dengan tujuan agar massa tidak menghakiminya, kita sementara pengembangan,” ungkap Ajun Komisaris, Jamal Anshar, Kapolsek Wotu, via telepon Sabtu (20/2/15).
Jamal menceritakan, laporan kasus pencurian tersebut kerap datang silih berganti dari warga, bukan hanya warga di Kecamatan Wotu mengalami, namun pencurian itu juga kerap terjadi diwilayah hukum polsek Mangkutana.
“Berdasarkan informasi dari masyarakat akhirnya dia (Umar) diamankan di cafe ‘Ballo’ (minuman tradisional yang dapat memabukkan) di Mangkutana, pengintaian itu juga dibantu oleh pihak Polsek Mangkutana,” ungkap Jamal.
Berdasarkan hasil pengembangan, kata mantan kasi Propam Polres Luwu Timur, telah mendapatkan sinyal baru terhadap pelaku pencurian barang elektronik lainnya.
“Dia (Umar) sudah kita amankan dikantor untuk pemeriksaan yang lebih lanjut lagi,” ungkap Jamal.




