Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler berjanji akan memberikan kemudahan dalam pelayanan investasi. Menurutnya Luwu Timur sangat kaya akan sumber daya alam sehingga diperlukan dukungan invetasi untuk memaksimalkan potensi daerah.
“Kami berdua akan membuka kran investasi di daerah ini termasuk sarana pendukungnya seperti mengawal kelanjutan pembangunan runway bandara Sorowako, pembangunan pabrik sawit, terminal Tarengge dan pengembangan pelabuhan Waru-Waru Lampia di desa Harapan, Malili untuk mengembalikan Malili sebagai Kota Niaga.”
Hal itu disampaikan Husler didampingi Wakilnya, Irwan Bahri Syam saat kegiatan penyambutan dikediamannya,Sabtu (20/02/16) kemarin.
Oleh karena itu, Husler mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) menyokong serta mendukung visi misi dan program yang telah disusunnya untuk menggenjot pembangunan daerah seperti pendidikan gratis hingga jenjang perguruan tinggi, kesehatan gratis hingga pembangunan bidang ekonomi.
Husler juga menyampaikan terimakasih atas dukungan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mengawal pemerintahan selama lima tahun mendatang.
“Lupakan perbedaan di masa pilkada lalu. Perbedaan adalah konsekuensi sebuah demokrasi saatnya kita bersama membangun Luwu Timur menjadi Terkemuka di Provinsi Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh SKPD proaktif untuk mendukung visi misinya. “Jika ada yang tidak mendukung visi misi kami, tentu akan kami tinggalkan,” tegasnya.
Sebelum penyambutan di Malili, Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler dan Irwan Bahri Syam diarak ribuan warga Luwu Timur yang telah menunggu sejak pagi hari di perbatasan Luwu Utara-Luwu Timur.
Ratusan kendaraan warga yang memadati jalan trans Sulawesi ini sempat menimbulkan kemacetan panjang. Hampir disetiap jalan yang dilalui, warga melambaikan tangan, bahkan ada yang mendekat kejalan hanya untuk bersalaman.
Tidak hanya warga, ratusan pelajar, juga ikut menjemput disisi kiri dan kanan jalan di setiap sekolah yang dilalui Iring-iringan kendaraan rombongan. Husler dan Irwan juga terus melambaikan tangan sembari melempar senyum kepada setiap warga yang ditemuinya.




