Nasib naas yang dialami oleh salah seorang buruh PT Mahameru Mangkutana, Brontak Wibowo (18) yang nekat mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri dipohon mangga, depan kediamannya Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Minggu (13/07/14) sekitar pukul 21.00 wita kemarin.
Dikabarkan, Korban ditemukan gantung diri oleh rekan kerjanya saat rekannya berniat ini belanja disebuah toko dekat rumahnya. Dalam keadaan panik, rekannya langsung berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar. Sementara korban nekat mengakhiri hidup, karena diduga kesal dengan sang pacar yang telah memutuskan hubungan cintanya.
“Korban pertama kali ditemukan oleh teman kerjanya sendiri dalam keadaan gantung diri dipohon mangga depan rumahnya. Sementara korban ini bekerja sebagai buruh di PT Mahameru,” ungkap Sekertaris Desa (Sekdes) Desa Wonorejo Timur, Ismunandar.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana yang dikonfirmasi awak media, Senin (14/07/14) membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan, pihaknya telah menemukan Short Message Service (SMS) pada Handpone milik korban yang menyebutkan kata-kata putus cinta.
“Korban ini nekat gantung diri karena diputus cinta sama pacarnya, informasi tersebut didapat dari SMS milik korban sendiri namun pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan,” ungkap Rio.




