Evaluasi kinerja dan realisasi pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palopo, untuk triwulan ke II, diketahui masih banyak Satuan Kerja Penyelenggara Daerah (SKPD) yang belum capai target realisasi pembangunan. Padahal, hingga akhir triwulan ke II, telah ditetapkan target capaian minimal 30 persen.
Sesuai data yang diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palopo, menyebutkan masih banyak SKPD yang belum mencapai target realisasi pembangunan.
Berdasarkan laporan kinerja pelaksanaan APBD Kota Palopo Tahun Anggaran 2014, bahkan masih ada sejumlah SKPD yang capaian kinerja pembangunannya berada di bawah angka 20 persen, SKPD tersebut yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang baru mencapai angka 8,46 persen, Dinas kelautan dan Perikanan (DKP) 12,18 persen, Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) 13,68 persen, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (Disberkam) 17 persen, dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) 16,17 persen.
Meski begitu, terdapat sejumlah SKPD yang justru telah melampau jauh melebihi target yang ditetapkan pemerintah seperti Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) 40,62 persen, Inspektorat 44,99 persen, BKP3 46,85 persen, BPMP dan KB 46,85 persen, Kantor Perpustakaan Daerah 46,27 persen, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) 42,23 persen.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Palopo, Judas Amir mengharapkan mengharapkan agar seluruh SKPD dapat lebih berkonsentrasi dan konsisten dalam melaksanakan program Kerja yang ada disetiap instansi, sehingga target yang telah ditetapkan dapat dipenuhi.
“Ini juga menjadi tolak ukur disetiap dinas , sejauh mana mereka mampu menjalankan program kerja yang ada,” jelas Judas saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi Program Pembangunan Kota Palopo Triwulan II Tahun 2014 di auditorium Saokotae, Rabu (6/8/14) siang tadi.




