PT Vale Indonesia melalui Community Learning Centre (CLC) bidang pertanian, Program Terpadu Pengembangan Masyarakat (PTPM) telah mengirim sebanyak 14 orang petani dari empat wilayah pemberdayaan untuk belajar ilmu pertanian terpadu berbasis komunitas di Kabupaten Sleman Jogjakarta.
14 petani tersebut berasal dari perwakilan kelompok tani komoditas padi, kakao dan merica. Lokasi yang dituju adalah Pusat Pembelajaran Petani Jogjakarta yang lebih dikenal luas di Indonesia sebagai Joglo Tani.
Rombongan petani dari Luwu Timur ini didampingi Tim Koordinasi PTPM, 6 tenaga penyuluh dari BP3K, 1 orang penyuluh dari BP4K Luwu Timur, 1 orang dari staf Dinas Koperindag Luwu Timur dan 2 orang staf external relations PT Vale. Keberangkatan rombongan dari Luwu Timur ini difasilitasi oleh A+ CSR Indonesia.
Keberangkatan kelompok tani ini dalam rangka mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas petani yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pola pertanian terpadu, sikap dan mental kemandirian, pengorganisasian petani, perencanaan desa dan penguatan lembaga serta mempelajari value chains dari suatu kegiatan komidtas pertanian dari produksi sampai pemasaran hasil pertanian. Sementara Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 24 sampai 30 Agustus 2014.
Salah satu staff PT Vale yang mendampingi rombongan ini, Charles Christian yang dihubungi melalui telepon seluler memberikan keterangan bahwa diharapkan pelatihan ini dapat memberikan perubahan pola pikir bagi petani di Luwu Timur khususnya peserta pelatihan untuk lebih kreatif dalam menjalankan usaha taninya dan meningkatkan kualitas pengorganisasi kelompok tani.
“Situasi masyarakat tani dan alam di Joglo Tani Jogjakarta ini tidak jauh beda dengan kondisi di Luwu Timur, yang utama adalah perbedaan pola pikir petani,” ungkap Chales.
Dalam kesempatan, penyambutan tamu oleh pengurus Joglo Tani Jogja, Noviansyah Manaf Direktur A+ CSR Indonesia menyatakan bahwa peserta pelatihan ini akan menjadi motivator bagi petani lainnya di Luwu Timur dan Learning Centre petani dapat diwujudkan pula di Luwu Timur dalam waktu dekat.




