Sungguh malang nasib, Samaintang (57) warga Kelurahan Ponjalae, kecamatan Wara Timur yang rela kehilangan tempat tinggal beserta uang tunai senilai Rp10 juta akibat dilalap sijago merah, Jum’at (05/06/15) sekitar pukul 01.30 Wita.
Dari pengakuan korban, dirinya saat itu sedang beristirahat dilantai bawah rumahnya, tiba – tiba, terdengar adanya bunyi yang berasal dari plafon rumah, penasaran dengan bunyi itu, dirinya pun langsung memastikan bunyi suara tersebut, ternyata plafon rumahnya terbakar.
“Saya kaget pada saat melihat api sudah membakar palfon rumah, saya langsung membawa anak – anak keluar dari rumah dan meminta tolong,” ungkap Samaintang.
Dirinya menuturkan, dalam kejadian itu, barang dagangan berupa ikan siap jual dan uang tunai senilai Rp10 juta ikut terbakar. “Saya panik, niat saya mau menarik kantong plastik tempat uang saya tetapi yang saya tarik bukan yang berisikan uang melaingkan berisi kerupuk,” katanya dengan nada sedih.
Kepala Kesatuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Palopo, AKP Awaluddin yang dikonfirmasi awak media mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran itu.
“Ada dua unit rumah yang terbakar, kami juga masih melakukan penyelidikan namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” ungkap Awaluddin.
Pada musibah ini, empat unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo diterjunkan untuk memadamkan api. Beruntung, musibah kebaran ini tidak menimbulkan korban jiwa.




