Keberadaan imam memiliki peran penting dalam rangka memberi pencerahan kepada umat manusia. oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar pelatihan Imam Desa dan Imam Masjid yang pembukaanya berlangsung di Masjid Nurul Yakin Kecamatan Mangkutana, Senin (13/10).
Hadir dalam acara pembukaan tersebut Wakil Bupati Luwu Timur, H.Muh Thorig Husler, Anggota DPRD Luwu Timur, H. Suardi Ismail. Camat Mangkutana, Satri. Camat Tomoni, Umiati, Kabag Kesra, Dohri As’hari, Kabag Humas, Amran Aminuddin, KUA Mangkutana dan Tomoni beserta para peserta pelatihan.
Kabag Kesra, Dohri As’hari dalamlaporannya adalah untuk memberikan pembekalan ilmu ibadah yang benar dansesuai sya’ri kepada imam desa dan imam masjid,mengingat imam desa dan imammasjid mempuyai tugas memberikan tuntutan ibadah kepada jamaah, dan untukpelaksanaan hari ini yang diikuti 4 kecamatan berjumlah 70 orang.
Lanjut, Dohri Pelatihan ini dilaksanakan Waktu pelatihan dan peserta: untuk pelatihan imam desa dan imam masjid di lakukan selama dua hari,setiap zona yang terbagi 4 zona selama 8 hari, yaitu tanggal 13-16 dan 20-23 oktober 2014. Jumlah peserta sebanyak 200 orang disetiap zona, Sedangkan pelatihan tilawah dilaksanakan di 4 zona selama 12 hari dan jumlah peserta sebanyak 280 orang.
Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan umat Islam amat menuntut adanya figur-figur teladan yang dapat dijadikan panutan, itulah imam. menurutnya,menghadapi tuntutan zaman dengan problem masyarakat yang semakin kompleks, dibutuhkan kreativitas dan skill yang cukup bagi seorang imam desa dan imam masjid. pasalnya, tugas imam adalah membina dan memberikan tuntutan ibadah kepada jamaah ditengah-tengah masyarakat. Namun untuk mendapatkan para imam yang baik dalam pemahaman, bacaan dan penyampaian isi materi khutbah tidaklah mudah.
“Dengan kegiatan ini diharapkan ada peningkatan dalam pemakmuran masjid. Sebaliknya juga dapat meningkatkan rasa tanggungjawab dalam memakmurkan masjid dengan ilmu yang sudah didapatkan dapat diterapkan”jelasnya.
Lebih lanjut Husler menyampaikan, tidak akan mungkin pelatihan ini bisa menjangkau semua imam Desa/imam Masjid dan Tilawa yang ada diseluruh pelosok kabupaten Luwu Timur, oleh karena itu pelatihan ini diharapkan mampu membuat pesertanya menularkan ilmu yang didapat kepada para imam lainnya tak terkecuali juga kepada segenap lapisan masyarakat. Karena dakwah adalah bagian dari tugas umat islam.
Mengakhiri sambutan ini, Husler berharap para peserta untuk dapat mengikuti acara ini dengan penuh semangat dan tanggungjawab, semoga ilmu yang saudara peroleh dapat bermanfaat terhadap pelaksanaan tugas saudara sebagai seorang Imam termasuk memberikan informasi-informasi kepada masyarakat tentang berbagai kebijakan dan program-program pemerintah dalam bidang keagamaan.




