Ketua terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Amran Syam mengatakan, usai dilakukan pelantikan, dirinya akan menggenjot keterlambatan waktu dengan membentuk alat kelengkapan DPRD.
Menurutnya, meskipun adanya polemik yang terjadi sebelumnya dalam penetapan ketua DPRD namun dirinya menilai jika hak tersebut adalah hal yang biasa dalam dunia politik.
“Kita harus kembali kepada satu kesatuan, perbedaan itu adalah hal biasa-biasa saja dan itu semua adalah dinamika politik dan resiko politik,” ungkap Amran.
Kewajiban sebagai anggota dewan, kata Sekertaris partai Golongan Karya (Golkar) Kabupatem Luwu Timur ini sangatlah luar biasa serta penuh tanggung jawab sebagaimana yang telah diamanatkan oleh rakyat.
Oleh karena itu, anggota dewan haruslah bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing dan melakukan rekonsiliasi lewat parlemen ini. “Kita akan membentuk parlemen batik, parlemen batik ini sebagai arti kebangsaan dan satu kesatuan yang akan kita bangun,” ungkap Amran.
Sementara itu, ketua fraksi partai Demokrat, Herdinang berharap agar ketua DPRD kedepan dapat membawa lembaga yang terhomat ini kejalan yang benar sesuai dengan amanah undang-undang.
Menurut Herdinang, ada beberapa hal yang sangat perlu digenjot usai pelantikan ini, diantaranya, reses perseorangan, Bimbingan Teknik (Bimtek), tiga buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) dan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pokok tahun ini.
“Yang menggunakan banyak waktu adalah pembahasan tiga buah ranperda karena diawali dengan kunjungan kerja daerah, luar daerah (studi banding) dan pembahasan APBD pokok,”
Untuk diketahui, Pelantikan ketua defenitif ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 2019/ X/ Tahun 2014 tentang peresmian pengangkatan ketua dan wakil ketua DPRD Luwu Timur masa jabatan 2014- 2019 mendatang.
Tiga unsur pimpinan yang akan dilantik, Selasa (04/11/14) besok adalah Amran Syam dari partai Golkar, sebagai ketua, HM. Siddiq BM dari partai Nasdem, sebagai wakil ketua dan Aris Situmorang dari partai Gerindra, sebagai wakil ketua. (*)
Alpian Alwi




