Puluhan supir angkutan di Kota Palopo melakukan aksi unjuk rasa menuntut Pemerintah segera menghapus pungutan liar yang kerap dilakukan oleh oknum tertentu. Aksi demonstrasi ini digelar di Kantor DPRD Palopo siang ini.
Pantauan luwuraya.com, sebelum memasuki Kantor DPRD Palopo, para supir yang didampingi sejumlah mahasiswa melakukan aksi penutupan jalan di Jl Andi Djemma. Mereka melakukan orasi di jalur poros Palopo itu.
Pihak kepolisian bahkan berupaya mengalihkan kendaraan lain agar tidak terjebak macet akibat aksi penutupan jalan ini.
Dalam aksinya, massa mendesak agar penerintah segera menertibkan pelaku pungutan liar yang kerap dilakukan oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub), dengan kedok pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang tidak masuk akal.
Selain itu, menurut mereka, keberadaan terminal bayangan secara tidak langsung telah mengurangi pendapatan para supir.




