Bandara La Galigo yang berlokasi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, tahun 2015 mendatang akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp13 miliar. Dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belaja Negara (APBN) itu dikucurkan untuk memenuhi standar penerbangan yang diterapkan oleh PT Garuda Indonesia.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu, Rudi Dappi menyebutkan sesuai rencana awal, PT Garuda Indonesia sudah akan melayani penerbangan Bua-Makassar sejak Juli 2014 lalu, namun disebabkan ketebalan landasan pacu yang masih tidak sesuai dengan stadar yang diajukan oleh PT Garuda Indonesia, sehingga rencana tersebut diundurkan.
“Ketebalan landasan pacu masih kurang, sehingga PT Garuda membatalkan sementara waktu sampai ketebalan landasan pacu kami tambah,” kata Rudi.
Dia merincikan, dana seebsar Rp13 Miliar tersebut, diprioritaskan penambahan ketebalan landasan pacu pesawat. Menurutnya, ukuran landasan pacu Bandara La Galigo saat ini adalah sepanjang 1.400 meter dengan lebar 30 meter.
“Sudah dilakukan tiga kali pelapisan, rencananya pelapisan masih akan dilakukan sebanyak satu kali, dengan menggunakan aspal khusus yang akan diimpor dari luar negeri,” ungkapnya.
Selain membenahi ketebalan landasan pacu, penerintah juga akan menambah lampu penerangan, pagar pembatas, marka jalan serta membangun 20 unit rumah karyawan bandara.
Untuk diketahui, PT Garuda Indonesia direncanakan akan melayani rute Bua-Makassar dengan menggunakan pesawat Type ATR 72-600 dengan kapasitas penumpang mencapai 78 orang.




