Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Parah, Siswa Ini Dipukuli Guru Hingga Patah Tulang
Hukum

Parah, Siswa Ini Dipukuli Guru Hingga Patah Tulang

Redaksi
Redaksi Published 28 November 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Muhammad Arif Mansur (16) salah seorang siswa kelas tiga SMAN 1 Belopa dipukuli Firman yang diketahui guru biologi disekolah tersebut hingga mengakibatkan dua tulang rusuk siswa ini patah.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan ini terjadi, Selasa (25/11/14) kemarin. Saat itu, korban mengalami muntah darah sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa. Sementara dari hasil visum dokter menyebutkan jika dua tulang rusuk korban patah akibat terkena pukulan.

Nuraini, ibu kandung korban mengatakan jika sebelumnya anaknya (Arif) menyembunyikan kejadian ini. “Arif muntah darah sehingga saya desak untuk mengaku ternyata Arif sudah dipukuli gurunya,” ungkap Nuraini kepada awak media, Jum’at (28/11/14).

Dirinya menyayangkan sikap premanisme yang dilakukan oknum guru tersebut sehingga dirinya meminta kepada aparat kepolisian agar menghukum pelaku penganiayaan ini dengan setimpal.

“Saya berharap agar polisi memberikan hukuman setimpal dan pihak sekolah harus bertanggung jawab terhadap kejadian ini,” ungkap Nuraini saat berada diruang inap anaknya.

Ditempat yang sama, Arif mengaku tidak mengetahui penyebab pemukulan ini. ” Saya tidak tahu kenapa Pak guru pukuli saya, mungkin guru mengira saya terlibat dalam masalah perkelahian teman,” ungkap Arif.

Anehnya, pihak sekolah telah mengancam korban untuk tidak mengadukan kejadian ini ke aparat kepolisian. “Saya diancam akan dikeluarkan di sekolah kalau saya melapor ke Polisi,” ungkap Arif.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast meminta agar kasus ini segera diproses. “Jangan sampai menimbulkan trauma pada siswa lainnya, juga menghindari tindakan balas dendam dari keluarga korban,” kata Alan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Belopa, Syahrun yang coba dikonfirmasi awak media melalui via telepon tidak berhasil handponenya dalam keadaan tidak aktif.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Koalisi Pendukung Jokowi-JK di Lutim Dideklarasikan

Hj. Sufriaty Budiman Terima Kunjungan SMEP TP PKK Provinsi Sulsel di Luwu Timur

Hari Ini, Kajati Sulselbar Kunker di Lutim

Duuh…Kantor Perusda Luwu tak Terurus

Kunker Kapolda Sulsel, Bupati Apresiasi Pembangunan Mapolres Luwu Timur

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Karena Ngebut, Seorang Warga Tewas Terlindas Mobil Tanki
Next Article Najamuddin : Pemadaman Listrik Terjadi Akibat Faktor Alam

You Might Also Like

Politik

Anggaran PSU Palopo Dipangkas Sekitar Rp1 Miliar, KPU Mengaku Siap Menyesuaikan

16 Maret 2025
Luwu Timur

Husler Hadiri Perayaan Natal Bersama FKSG

13 Desember 2019
Metro

Ome Minta Dugaan Kongkalikong ULP Palopo Dilaporkan

16 Februari 2016
Luwu Timur

Bupati Budiman Dukung KONI Gelar Pra Porprov Voli Pantai di Sorowako

4 Juli 2021
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?