Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DPRD Luwu Tuding Tambang Galian C di Bajo Barat Bermasalah
Metro

DPRD Luwu Tuding Tambang Galian C di Bajo Barat Bermasalah

Redaksi
Redaksi Published 13 Januari 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Komisi III DPRD Luwu menuding pengelolaan tambang galian C di Desa Kadong-Kadong, Kabupaten Bajo Barat bermasalah, sebab menimbulkan erosi dan polusi udara yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Luwu, Yani Mulake mengatakan tambang galian C yang diduga dikelola oleh PT Harpiah, berupa pengerukan batu dan pasir di sungai, telah menyebabkan erosi dan pengikisan.

Hal ini berdampak langsung pada sawah milik warga yang lokasinya berada tepat d tepi sungai, yang ikut hilang akibat erosi dan terkikis arus sungai.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

“Kami akan melakukan pengecekan lagi, dan jika benar pengusaha tambang galian C ternyata sebagai penyebab terjadinya kerusakan lingkungan, maka kami akan mengeluarkan rekomendasi penutupan tambang,” ujar Yani.

Kepala Desa Kadong-Kadong, Rusli yang dikonfirmasi mengatakan banyak masyarakat di desanya yang mengeluhkan polusi udara, dan juga terjadinya erosi sehingga lahan pertanian dan pemukiman warga terancam hanyut.

“PT Harpiah sudah tiga tahun beroperasi melakukan penambangan galian C di Desa Kadong-Kadongm, dan selama melakukan penambangan banyak keluhan dari masyarakat, jalan umum yang digunakan juga sudah banyak yang rusak, sebab mobil yang setiap hari melintas adalah mobil besar, muatannya bisa mencapai 6 ton, sementara kapasitas jalan maksimal 3 ton,” kata Rusli.

Dia pun berharap agar pihak pengelola tambang dapat lebih memperhatikan lingkungan sekitar desa dan tidak melakukan pngrusakan yang dapat berdampak negative terhadap masyarakat. “Kami tidak melarang adanya tambang di wilayah kami, tapi tolong perhatikan juga dampak yang ditimbulkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Harpiah, Idris Tibe meminta kepada warga dan pemerintah desa Kadong-Kadong untuk tidak menuding secara berlebihan dampak aktifitas penambangan yang dilakukan perusahaannya.

Menurutnya, terkait polusi udara yang dituding akibat aktifitas penambangan, harus ada pembuktian terlebih dahulu yang menyatakan telah terjadi pencemaran lingkungan, sebab ada ambang batas untuk menentukan terjadinya pencemaran udara atau tidak.

“Terkait erosi, perlu kami sampaikan bahwa badan sungai di Desa Kadong-Kadong itu sudah diluruskan, hanya saja ketika terjadi hujan deras, terjadi luapan air sehingga menyebabkan erosi,” ujarnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Sedang Asik Nyabu, Tiga Warga Diciduk Polisi
Next Article AR2 Ingatkan Warga Lutim Tentang Bahaya Narkoba

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?