Guna mencapai target Pemerintah Kabupaten Luwu, yakni mewujudkan Luwu Swasembada Pangan Tahun 2015, Komisi III DPRD Luwu meminta kepada instansi terkait agar bisa memaksimalkan fungsi bendungan yang ada di daerah itu, dalam rangka perbaikan sistem pengairan pada lahan pertanian di Luwu.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Luwu, Yasman Miming mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan ke semua bendungan di Kabupaten Luwu, guna mencari informasi terkait pemanfaatan bendungan tersebut.
“Kami akan mencari tahu kondisinya, apakah dalam kondisi baik atau sudah mengalami kerusakan, jika ada yang rusak maka akan segera kami usulkan untuk diperbaiki,” ujar Yasman.
Menurutnya, target Luwu Swasembada Pangan tahun 2015 mesti dicapai, dan perlu dukungan seluruh pihak agar target itu terwujud. “Artinya, jika swasembada pangan bisa kita wujudkan, maka kesejahteraan ;penduduk pastinya akan meningkat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Kabupaten Luwu, Ibrahim Rawa mengatakan, saat ini semua bendungan yang ada di bawah pengawasa Dinas PSDA Luwu dalam kondisi baik.
“Memang ada beberapa yang tidak berfungsi maksimal akibat musim kemarau lalu, namun kami akan memaksimalkan fungsinya di musim hujan kali ini,” ungkapnya.
Dia merincikan, terdapat sejumlah bendungan yang masuk dalam pengawasan Dinas PSDA Luwu, yakni Bendungan Bulo di Kecamatan Bastem, Bendungan Tanjong di Desa Tanjong, Bendung Baka I dan Baka II, bendung Pakololo, Malenggang di Desa Puty, Bendungan Lekkopini di Kecamatan Bua, dan bendungan Tiromanda.




