Cuaca buruk selama sebulan terkahir ini di Kota Palopo membuat bangunan SDN 49 Mappatongko, yang berlokasi di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan wara Barat, nyaris ambruk akibat longsor.
Kondisi ini sudah terjadi sejak seminggu terakhir dan hingga kini belum ada sikap dari pemerintah untuk mengantisipasi longsor yang dapat berdampak lebih buruk lagi.
Pantauan luwuraya.com, longsor sudah terjadi pada bagian depan sekolah yang menyebabkan jalan masuk ke sekolah amblas akibat longsor. Talud yang berguna untuk mengantisipasi longsor juga ikut ambalas. Praktis, jika terjadi longsor susulan akan mengancam bangunan sekolah untuk ikut amblas.
Kondisi ini juga berdampak pada aktifitas belajar mengajar, sebab siswa dan para guru terpaksa menggunakan jalan tikus yang berada di bagian lain sekolah untuk bisa masuk, meskipun kondisinya licin dan curam, sebab jalan masuk ke dalam sekolah tidak bisa digunakan karena telah amblas.
Salah seorang guru di SDN 49 Mappatongko, Fauziyah mengatakan meski proses belajar mengajar tetap berlangsung, dirinya dan para guru lainnya tetap was-was dengan kondisi menuju ke sekolah yang harus melalui jalan tikus.
Selain itu, dia juga khawatir jika longsor susulan terjadi, akan mengancam bangunan sekolah juga ikut amblas. “Sebenarnya kondisi ini sudah kami laporkan ke pemerintah, tetapi sampai saat ini belum ada penanganan,” ujarnya.
Selain siswa, longsor ini juga mengancam pengguna jalan yang melintas di depan sekolah. Pasalnya, posisi sekolah yang tepat berada di poros jalan Palopo-Toraja itu sewaktu-waktu bisa saja amblas yang dapat berdampak buruk bagi pengendara.




