Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Banyak Aduan Dari Rekanan, DPRD Konsultasi Ke LKPP
DPRD Luwu Timur

Banyak Aduan Dari Rekanan, DPRD Konsultasi Ke LKPP

Redaksi
Redaksi Published 19 Mei 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur melalui komisi tiga akan melakukan konsultasi ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta, Rabu (20/05/15) besok.

Konsultasi ini dilakukan mengingat banyaknya aduan dari beberapa rekanan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemberitaan seputar proses lelang yang dilakukan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Luwu Timur.

Ketua komisi tiga DPRD Luwu Timur, Usman Sadik mengatakan sebelum melakukan konsultasi ke LKPP, pihak DPRD sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (18/05/15) kemarin yang dihadiri oleh Kepala ULP, Farida Clara.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Menurutnya, hasil dari RDP tersebut merupakan kesimpulan sepihak dari ULP sehingga untuk memastikan, dirinya (DPRD) bersama dengan pihak ULP melakukan konsultasi ke LKPP.

“Kami akan mengambil referensi dari LKPP terkait proses tender yang dilakukan oleh ULP sehingga demikian pihak ULP juga diminta untuk ikut untuk mendengarkan langsung,” ungkap legislator Partai Amanat Nasional (PAN), Selasa (19/05/15) via telepon.

Usman menjelaskan, aduan yang disampaikan oleh rekanan tersebut diantaranya adanya perusahaan yang dimenangkan dengan penawaran tertinggi padahal masih ada perusahaan yang memiliki penawaran rendah yang tidak banyak menggunakan uang negara.

Selain itu, adanya perusahaan yang dimenangkan oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULP yang tidak menggunakan spesifikasi teknis namun disisi lain ada juga perusahaan yang digugurkan karena tidak menggunakan spesifikasi teknis.

“Kami akan membawa Standard Operating Procedure (SOP) dari ULP untuk mempertanyakan apakah SOP ini betul – betul sesuai dengan aturan dari proses lelang pengadaan barang dan jasa,” ungkap legislator dua periode ini.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemkot Palopo Didesak Ganti Rugi Lahan Rp38 M
Next Article Siswi SMA 1 Burau Nekat Gantung Diri Di Dalam Kamar

Rekomendasi Berita lainnya

Sport

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

18 April 2026
Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?