Arah dukungan Partai Nasdem di Pilkada Luwu Utara tampaknya tidak solid dalam mendukung salah satu pasangan calon. Pasalnya, meski telah secara resmi menyatakan usungan ke pasangan Indah Putri Indriani-Thahar Rum (Pintar), namun sejumlah kader dengan dipimpin Nurmaeda Dalin juga menyatakan mendukung pasangan lain, Arifin Junaidi – Andi Rahim (A+R Juna).
Kepada awak media, Nurmaeda mengklaim jika dirinya masih merupakan Ketua DPC Partai Nasdem Luwu Utara yang sah berdasarkan aturan partai. “Sampai hari ini, saya belum menerima surat pemberhetian sebagai Ketua DPD Nasdem Luwu Utara, sehingga berdasarkan aturan main partai saya adalah ketua yang sah,” ujar Nurmaeda.
Menurutnya, jika kepengurusan Partai Nasdem versi Muhammad Rajab mengeluarkan ancaman pemecatan terhadap kubunya dan dianggap mbalelo, dia mengaku santai saja menanggapi ancaman itu.
“Kalau Rajab kebakaran jenggot dengan dukungan kami terhadap pasangan A+R Juna, yah urusan pak Rajab. Ancaman itu tidak akan mengurangi militansi kami dalam memenangkan pasangan A+R Juna kami hanya berpegang pada arah perjuangan partai Nasdem,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan semua kader Nasdem jangan mau di giring oleh ambisi dan kepentingan politik segelintir orang di internal partai. “Kami mendukung pasangan Arjuna-Rahim (A+R Juna) bukan tanpa alasan, ini demi kepentingan masyarakat secara umum, dan itulah amanah partai yang harus dipegang teguh setiap kader Nasdem,” ungkap Nurmaeda.
Dia menilai, Arifin Junaidi sudah bekerja keras dalam pemerintahannya, dan terdapat sejumlah kesukseskan dalam program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah saat ini.
“Sebentar lagi kita akan menikmati Bendung Baliase yang biasa meningkatkan produksi pertanian di lutra, pembangunan pabrik sawit sudah dimulai, visi pembangunan beliau juga adalah pemerataan pembangunan ini terbukti dengan pembangunan dari desa tidak terpusat dikota, selama pemerintahannya beliau meraih 51 penghargaan. Jadi kurang apa pi tawwa pak Arifin, Ibu Indah saya ingin tanya apa sumbangannya untuk Luwu Utara?”
Sebelumnya, Ketua DPC Partai Nasdem Luwu Utara, Muhammad Rajab mengancam akan mengambil langkah tegas berupa pengusulan pemecatan kepada mereka yang telah bersikap mbalelo tersebut. “Saat ini, pengurus DPC Partai Nadem yang sah dan diakui adalah kepengurusan di bawah kepemimpinan saya,” tegasnya.




