PT Jasa Raharja bekerja sama dengan Komunitas Palopo Trail Adventure Community (Patrac) dan Sawerigading Jeep Club (SJC) menggelar kegiatan pengobatan gratis, yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan asuransi itu.
Kegiatan pengobatan gratis ini menyasar masyarakat di daerah terpencil, yakni Desa Pantilang, Kecamatan Bastem Utara, kabupaten Luwu, yang digelar selama dua hari sejak Jumat (14/8/5) lalu.
Menurut Kepala Perwakilan Jasa Raharja Palopo, Muhammad Hidayat mengatakan kegiatan pengobatan gratis kali ini sengaja dilaksanakan di wilayah terpencil sebagai langkah awal untuk lebih mendekatkan Jasa Raharja dengan masyarakat, sekaligus memberikan pelayanan merata kepada masyarakat.
“Ini bentuk pelayanan kami kepada masyarakat tanpa harus membedakan kodisi daerah atau wilayah mereka,” ungkap Hidayat saat ditemui diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Lanjutnya, kegiatan sosial adalah rutinitas yang sering dilaksanakan, di wilayah kerja Jasaraharja Palopo, yang meliputi 6 wilayah di Luwu Raya yakni Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu timur dan Kota Palopo.serta Toraja dan Toraja Utara.
Dijelaskannya, kegiatan tersebut dilaksanakan sekaligus untuk memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 70.
“Untuk mencapai wilayah terpencil seperti di daerah Bastem dan Bastem Utara memang agak sulit, selain wilayah mereka berada di kawasan pegunungan, kondisi jalan menuju wilayah tersebut sangat sulit untuk dilalui kendaraan umum, sehingga untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan pengobatan gratis, kami berkerja sama dengan beberapa pihak seperti komunitas Patrac dan JSC, dimana komunitas ini memang sudah terbiasa melalui medan berat tersebut,” jelas Hidayat.
Lanjut Hidayat, kegiatan kali ini merupakan langkah awal Jasaraharja untuk lebih memaksimalkan kegiatan sosial dimasyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan, olehnya itu jumlah masyarakat yang melakukan pemeriksaan dibatasi.
“Jumlah masyarakat yang mendapatkan pemeriksaan hanya 200 orang, menyesuaikan jumlah obat obatan yang tersedia, namun untuk kegiatan lanjutan kami akan lebih dimaksimalkan dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang lebih besar,” imbuhnya.




