Daftar tunggu calon haji di Luwu Utara, hingga tahun 2033 mendatang, tercatat mencapai 3.500 jamaah. Jumlah tersebut sesuai dengan data yang dimiliki Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Luwu Utara, sesuai dengan jumlah antrian haji per tahun ini.
Kepala Staf Urusan Haji, Kemenang Luwu Utara, Abdul Khalik Siaman mengatakan tingginya animo masyarakat Luwu Utara dalam berhaji dibuktikan dengan membludaknya jumlah jamaah yang antri untuk diberangkatkan.
Menurutnya, pembatasan kuota haji di tiap daerah di Indonesia menjadi penyebab tingginya jumlah antrian tersebut. “Kalau dihitung normal, kami prediski 18 tahun mendatang atau pada tahun 2033 nanti baru tuntas semua jamaah yang mendaftar per tahun ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi, beranggapan, besarnya daftar tunggu calon haji di Lutra adalah salah satu bentuk animo masyarakat yang tinggi dalam melaksanakan ibadah suci umat muslim tersebut.
“Besarnya angka daftar tunggu calon haji kita adalah bukti begitu banyaknya masyarakat kita yang ingin menunaikan rukun islam yang kelima ini,” ujar Arifin.
Olehnya itu, lanjut Arifin, 182 JCH yang berangkat tahun ini patut bersyukur atas nikmat kesempatan menjejakkan kaki di tanah suci. “Daftar tunggu 3.500 orang ini normalnya nanti 18 tahun kemudian baru bisa tuntas. Oleh karenanya, para calon haji yang mendapat panggil ke tanah suci tahun ini adalah orang-orang pilihan, orang-orang yang dirahmati Allah SWT. Untuk itu, syukurilah nikmat ini,” pungkas Arifin.




