Ratusan guru mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMU dan SMK se Kabupaten Luwu Timur mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) menyusun Laporan yang berlangsung di gedung Simpurusiang, kecamatan Malili, Sabtu (19/9/15).
Diklat itu mencakup Daftar Penetapan Angka Kredit (DUPAK), Penilaian Kinerja Guru (PKG), Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Guru.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Luwu Timur, Ismail mengatakan, minimnya tenaga guru yang menguasai keterampilan dalam menyiapkan laporan seperti DUPAK, PKG, PKB dan PTK Guru, menunjukkan bahwa kemampuan guru untuk melakukan inovasi dan berpikir kritis serta menuangkannya dalam bentuk laporan tertulis, masih sangat minim.
Hal ini secara tidak langsung akan berpengaruh pada rendahnya kualitas pembelajaran kepada siswa atau anak didik, yang pada akhirnya akan menghambat peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu Timur secara umum.
Menurutnya, minimnya keterampilan guru dalam penyusunan dan pengusulan laporan selama ini, salah satu masalahnya adalah kurangnya pendampingan dari Instansi teknis terkait. Namun hal tersebut bukan menjadi alasan pembenaran para guru tidak berupaya untuk secara mandiri belajar meningkatkan kemampuan dan pengembangan diri.
“Dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang pesat saat ini, maka tidak ada alasan bagi para guru, dan PNS pada umumnya, untuk tidak belajar meningkatkan kemampuan diri. Sebagai seorang PNS kita dituntut untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Ismail.
Sementara itu, panitia penyelenggara, Kayaruddin Kadir mengatakan, diklat ini dilaksanakan oleh Gerakan Mahasiswa Pemuda Pelajar Indonesia (Gema Pena) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini juga diikuti ratusan peserta terdiri dari utusan Guru Sekolah, TK, SD, SMP, SMA dan SMK se Luwu Timur yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 19 hingga 20 September ini.
“Pelatihan ini murni suport dari Dinas Dikbudparmudora dengan tujuan untuk menyatukan informasi dan cara melatih para guru agar mampu menyusun sendiri Dupak, PKG, PKB dan PTK guru,” ungkapnya.




