Senjata Api (Senpi) milik anggota Kepolisian Sektor Burau, Bripka Syarifuddin berhasil ditemukan dibelakang rumah salah seorang pelaku pencurian yakni Firmansyah alias Anca didesa Pepuro Barat, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Jum’at (13/11/15) sekitar pukul 19.45 wita malam ini.
Informasi yang dihimpun, tim gabungan Polda Sulselbar berhasil menemukan Senpi dan mengamankan pelaku, Junaedi alias Edi (30) di Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari hasil pengembangan itu, tim Polda Sulselbar kembali mengamankan pelaku lainnya, Firmansyah di jalan bandara baru, Makassar.
Selain Edi dan Anca, 7 orang lainnya yang berada di dalam rumah milik Anca tersebut juga ikut diamankan untuk dimintai keterangan, ke 7 orang tersebut yakni, Sulastri (30), Durma (34), Suherman (20), Supriyadi (28), Edi (20), Sukri (20), dan Marli (34). 7 orang itu berasal dari desa Karembung, Kecamatan Galaprie, Lombok Tengah.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Wotu, Ajun Komisaris, Jamal Anshar yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Jamal menceritakan, penangkapan tersebut berawal dari Junaidi alias Edi pada tanggal 11 November di Kabupaten Lombok.
Dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh tim Polda Sulselbar, pelaku lainnya yakni Firmansyah dan beberapa orang rekannya berhasil diamankan pada tanggal 13 November di Makassar.
“Junaidi diamankan di Lombok dan Firmansyah bersama dengan rekannya di Makassar, setelah dilakukan penyelidikan, empat diantaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka termasuk Junaedi dan Firmansyah,” ungkap Jamal via telepon.
Dihadapan penyidik, Firmansyah mengakui kalau Senpi jenis Revolver milik Bripka Syarifuddin telah ditanam dibelakang rumahnya. “Senjata itu sudah berkarat karena ditanam oleh Firmansyah dibelakang rumahnya. Saat ini, pelakunya diamankan di Polda,” ungkapnya.
Sebelumnya, pencurian terjadi dikediaman anggota Polsek Burau, Bripka Syarifuddin dijalan tran Sulawesi dusun Campae, Desa Campae, Kecamatan Wotu, Luwu Timur tepatnya disamping kantor Pos Wotu, Jum’at (30/10/15) lalu.
Dalam musibah itu, pencuri tersebut berhasil membawa kabur uang jutaan rupiah, Handpone, dan Senjata milik anggota Polri itu.




