Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur memperingati hari Nusantara yang jatuh pada tanggal 13 Desember kemarin. Peringatan tersebut juga dirangkaikan dengan upacara hari kesadaran nasional (HKN) yang berlangsung dihalaman kantor Bupati, Kamis (17/12/15)
Asisten Pembangunan Luwu Timur, Abriansyah dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari nusantara ini diselenggarakan guna memperingati deklarasi Juanda yang dicetuskan pada tanggal 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Djuanda Kartawijaya.
Hari Nusantara Nasional adalah menjadi tonggak kekuatan maritim Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengelolaan sumber daya alam yang baik mampu memberikan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia. Lautan yang terbentang luas bukannya memisahkan kita, tetapi malah menyatuhkan Itulah kekuatan maritim kita.
Di hadapan seluruh peserta upacara yang terdiri dari Para Pejabat Eselon II, III dan IV serta seluruh PNS dan Upah Jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Abrinsyah mengatakan, peringatan hari nusantara bertujuan untuk mengingatkan kembali serta mengubah mindset Bangsa Indonesia mengenai ruang hidup dan ruang juang yang berimbang antara matra laut dan matra laut.
Hal tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai Poros Maritim Dunia, yang diharapkan akan terwujud dalam bentuk Indonesia sebagai kekuatan maritim yang bersatu (unity), sejahtera (prosperity), dan berwibawa (dignity).
“Dengan kesadaran tersebut, kita harus menjadikan bidang kelautan sebagai arus utama pembangunan nasional, kita harus berani menghapuskan semua aktivitas yang merusak lingkungan, mengeksploitasi sumberdaya kelautan dan merugikan negara, kita harus memiliki komitmen bahwa laut harus menyejahterakan rakyat Indonesia, dan komitmen kuat untuk menegakkan kedaulatan di atas laut kita,” ungkapnya saat membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.




