Sebanyak 50 orang penyuluh di Kabupaten Luwu Timur mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) fasilitator daerah yang berlangsung dihotel Sikumbang, kecamatan Tomoni, Senin (25/04/16).
Kegiatan ini dihadiri, kementerian pertanian, Surya Sahrul, Kepala BKPPD, Noviya Syahriani Syam, Kepala BP4K, dan Camat Tomoni, Hasis Dawi.
Sekertaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan, kompetensi yang dibangun pada fasilitator daerah adalah kompetensi PNS sebagai Pelayan masyarakat profesional yang diindikasikan dengan kemampuan memfasilitasi Petani dalam menumbuhkan kebersamaan petani.
Disamping itu, juga memiliki tehnik pendampingan dari aspek – aspek manajemen kemitraan seperti sumber daya manusia, kelembagaan, budidaya dan keuangan.
“Diklat ini bertujuan untuk memberikan pemantapan dan pendalaman ilmu bagi para penyuluh dalam melaksanakan proses penyuluhan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bahri mengharapkan agar peserta dapat serius untuk mengikuti pelatihan dan menerapkan nantinya dilapangan. Disamping itu, Ia juga mengajak semua tenaga penyuluh untuk meningkatkan kepedulian dalam membangun Luwu Timur dengan cara memberdayakan, menciptakan inovasi-inovasi baru dalam proses penyuluhan dan memberikan motivasi pendampingan kepada masyarakat diwilayah kecamatan masing masing.
“Peningkatan kapasitas penyuluhan Pertanian sangat penting artinya dalam memperbaiki ekonomi daerah pada umunya dan kesejahtraan petani khususnya. Saya yakin, upaya perbaikan pelayanan yang terus menerus kita lakukan akan memberikan respon positif masyarakat terhadap citra pelayanan yang telah kita berikan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Noviya Syahriani Syam mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan wawasan, pemahaman kepada peserta terhadap filosofi kemitraan dan sistem kebersamaan ekonomi berdasrkan menajemen kemitraan, meningkatkan kemampuan peserta untuk memfasilitasi petani dalam menumbuhkan kebersamaan petani dengan penampilan yang simpatik, komunikatif dan penguatan kelembagaan petani.
Peserta diklat fasilitator daerah tingkat dasar 2016 ini berasal dari Aparatur Sipil Negara Lingkup Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Luwu Timur.
“Peserga terbagi dua angkatan dengan jumlah peserta perangkatan sebanyak 25 orang dimana seluruh peserta di asramakan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 24 Hari,” ungkap Novi.




