Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Towuti, Iptu Joddy Titalepta telah membantu warga melakukan evakuasi barang korban yang terkena musibah banjir yang terjadi diwilayah hukumnya itu.
Joddy bersama dengan sejumlah anggota Polsek Towuti mendatangi tempat kejadian, Senin (23/5/16) malam ini. Dilokasi banjir, Joddy melakukan evakuasi barang korban ketempat yang lebih aman.
Selain itu, mantan Kapolsek Wasuponda ini juga terlihat melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur.
“Kita meminta bantuan berupa tenda dan persiapan perahu karet dan menyiapkan perahu karet guna mengantisipasi hujan atau banjir susulan,” ungkap Joddy.
Joddy menjelaskan, banjir yang terjadi ini disebabkan meluapnya sungai Saguni sehingga masuk kerumah – rumah warga yang ada di desa Wawondula, kecamatan Towuti dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
“Perabot rumah korban juga hanyut dibawah air, dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sekitat Rp100 juta,” ungkapnya.
Selain desa Wawondula, Sejumlah desa lainnya yang ada di kecamatan Towuti juga ikut terendam banjir seperti, Lioka, Baruga, Timampu, Matompi, dan Langkeraya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, H Hendra Putra Hatta mengatakan, banjir yang terjadi disejumlah desa itu disebabkan meluapnya sejumlah sungai termasuk sungai Pekaloa.
Didesa Timampu sendiri, kata Hendra, air telah merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian air hingga 1 meter.
“Ada beberapa desa yang terendam seperti desa Lioka, Baruga, Timampu, Matompi, dan Langkeraya. Ditimampu sendiri sampai 1 meter air,” ungkap Hendra yang juga merupakan warga desa Timampu.



