Jaringan Komunikasi Masyarakat (JKM) Lingkar Tambang menggelar aksi demonstrasi dijalan byfash, kecamatan Malili, Luwu Timur, Kamis (8/8/16) pagi ini.
Aksi tersebut mendesak PT Vale Indonesia agar segera menuntaskan perkara konpensasi tanah camp security bungker di Malili.
Kordinator Lapangan (Korlap), Hamrullah mengatakan, PT Vale Indonesia tidak pernah memiliki niat untuk menyelesaikan suatu persoalan.
Padahal, PT Vale telah mengakui kalau lahan seluar 2 hektar yang ada di camp security bungker Malili adalah milik Jamaluddin Andi Baso.
“Ini aksi yang kelima kali sejak tahun 2005 bersoal, PT Vale mengakui kalau lahan seluas 2 hektar yang ada dicamp security bungker Malili adalah milik Jamaluddin Andi Baso namun hingga saat ini belum ada upaya PT Vale melakukan negosiasi konpensasi,” ungkapnya.
Dalam aksi ini, para demonstran telah menutup akses perusahaan dijalan byfash menuju pelabuhan PT Vale di Malili.
Penutupan jalan dilakukan dengan cara memasang spansuk, membakar ban bekas, memasang batu dan mendirikan bendera JKM lingkar tambang ditengah jalan.
Pada aksi tersebut juga terlihat sejumlah aparat kepolisian Resor Luwu Timur ditempat aksi demonstrasi.




