Dua Gardu induk berkapasitas masing-masing 30 megawatt akan segera dibangun oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kecamatan Wotu dan Kecamatan Malili dalam waktu dekat. Hal tersebut untuk memenuhi terus meningkatnya kebutuhan listrik di wilayah Luwu Timur yang saat ini masih dialiri 15 megawatt listrik.
Rencana pembangunan Gardu induk tersebut terungkap saat rombongan General Manager PT PLN Wilayah Sulselrabar (Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat) menemui Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler di ruang kerjanya, Rabu, 26 oktober 2016.
Husler menyambut baik rencana PT PLN tersebut yang akan membangun Gardu induk di Luwu Timur yang memang kebutuhan listriknya terus bertambah setiap tahunnya.
“Saya dukung mendukung penuh rencana ini, dan saya berharap akan segera direalisasikan dalam waktu dekat,” kata Husler kepada GM PT. PLN Wilayah Sulselrabar, Wasito Adi.
Wasito menjelaskan jika cadangan listrik untuk kabupaten Luwu Timur sebesar 1,5 megawatt hanya cukup hingga tahun depan. “Kuncinya adalah bagaimana gardu induk di Wotu segera terbagun,” kata Wasito.
“Kalau gardu induk (Wotu dan Malili) sudah terbangun, maka suplai listrik dari Balambano tdk perlu dialirkan kewotu,” lanjut Wasito. Bahkan menurutnya Gardu induk Wotu bisa mensuplai listrik ke wilayah Malili.
Nantinya, gardu induk Wotu akan mendapat suplai listrik dari PLTA Poso sebesar 195 megawatt. Gardu induk tersebut juga akan ter-interkoneksi keseluruh Gardu induk se-Sulawesi Selatan.
Pihak PT PLN juga akan menambah jalur listrik yang berada di Kabupaten Luwu Timur menjadi delapan jalur, yang sebelumnya hanya terdapat dua jalur. Dengan ditambahnya jalur tersebut maka pemadaman atau gangguan listrik yang terjadi dapat dilokalisir dan tidak meluas.
Sayangnya pembangunan kedua gardu induk tersebut masih terkendala pembebasan lahan. Akan tetapi Bupati luwu Timur berjanji akan memfasilitasi agar tercapai mufakat antara pihak PT PLN dan warga pemilik lahan.
“Saya yakin masyarakat akan mengerti karna ini untuk kepentingan kita semua di Kabupaten Luwu Timur,” tandas Husler.




