Sedikitnya 10 Sekolah Menegah Atas (SMA) di kabupaten Luwu Timur mengikuti lomba cerdas cermat pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung diaula kantor dinas Dikbudparmudora Luwu Timur, Kamis (3/11/16).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora).
Kepala Kesekretariatan Bawaslu Sulawesi Selatan, Sudirman Rahim mengatakan, kegiatan cerdas cermat ini dilakukan dalam rangka memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para siswa sebagai pemilih pemula terkait pengawasan dan peraturan kepemiluan.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi pengawasan partisipatif yang menyasar siswa sekolah, Kabupaten Luwu Timur merupakan titik ke 19 dari 24 titik yang direncanakan,” ungkap Sudirman.
Dikesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel, Laode Arumahi mengharapkan agar kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan para pelajar, terutama pemilih pemula tentang kepemiluan.
Nantinya, sejumlah pemenang lomba cerdas cermat di masing-masing kabupaten dan kota akan dipertemukan ditingkat propinsi. “Kami berharap kegiatan ini benar – benar sebagai pendidikan politik terutama bagi pemilih pemula,” ungkapnya.
Sementara itu, staf ahli hukum dan pemerintahan, Budiman Hakim mengatakan, pendidikan politik merupakan upaya meningkatkan pengetahuan politik masyarakat termasuk pelajar sebagai pemilih pemula.
Oleh karena itu, pendidikan politik bagi pemilih pemula sangat penting diadakan karena pemilih pemula yang baru memasuki usia hak pilih tentunya belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan kemana suara mereka akan dijatuhkan.
“Kegiatan yang digelar bawaslu ini merupakan momen yang tepat dan berharga bagi siswa untuk mengasah kemampuannya, karena melalui lomba cerdas cermat pengawasan pemilu peserta diharapkan dapat mendorong dan melahirkan pemilih yang cerdas,” ungkapnya.




