Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tim Adipura Mulai Nilai Kota Malili
Luwu Timur

Tim Adipura Mulai Nilai Kota Malili

Redaksi
Redaksi Published 22 November 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Tim penilai Adipura mulai melakukan Penilaian Pertama (P1) di kota Malili, Kabupaten Luwu Timur, untuk kategori Kota Kecil, pada hari selasa, 22 november 2016.

Tim penilai yang terdiri atas dua orang dari BLHD Provinsi Sulawesi Selatan dan P3E Sulawesi Maluku, Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan itu, nampak mengamati seluruh bagian di titik pantau penilaian Adipura yang ada di kota Malili.

Seluruh istrumen penilaian Adipura dari persoalan sampah, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Tata Kelola Air, dan Udara tak luput dari pantauan Muhammad Yunus dan Eko Budiharto selaku tim penilai tersebut.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan bank sampah menjadi indikator utama penilaian untuk mengetahui sejauh mana suatu daerah mengelola sampahnya (manajemen persampahan).

“Jika kita lolos pada penilaian pertama (P1) ini, maka kita akan lolos pada penilaian kedua (P2)” ungkap Kepala BAPEDALDA Kabupaten Luwu Timur, Drs. Askar yang turut mendampingi tim penilai.

Dirinya optimis Kota Malili akan lolos pada Penilaian Pertama ini. Menurutnya semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat telah berupaya maksimal menghadapi penilaian Adipura kali ini.

SDN 23 Mallaulu, Desa Puncak Indah Malili adalah salah satu sekolah yang menjadi titik pantau tim penilai adipura. Pihak sekolah mengaku telah siap menghadapi penilaian kali ini. “Setiap murid harus memungut sepuluh sampah dan di masukkan ke dalam tong sampah yang tersedia” ungkap kepala sekolah SDN 23 Mallaulu, Masnani, S.Pd.

Katanya, begitulah cara mereka menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan cara mengelola sampah yang benar kepada anak didik mereka. Penilaian Kedua (P2) Adipura akan berlangsung pada awal tahun 2017 mendatang.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dinsos Luwu Timur Bekali Pelatihan 18 Kelompok Penerima KUBE

UPTD PKM Mangkutana Gencarkan Sosialisasi PPI Ke Masyarakat

Polisi Amankan 11 Unit Barang Bukti Curanmor

Temui Bupati Lutim, Tim Kajian Pariwisata Paparkan Konsep Pengembangan Desa Wisata Matano

GKMI Rayakan Natal Bersama

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Andi Ichi : Mari Kita Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat
Next Article Rp14 Juta Raib Dari Rekening Nasabah Bank Mandiri Sorowako

You Might Also Like

Luwu Timur

Pengawasan di Pasar Malili dan Lakawali, Tim Terpadu Temukan Makanan, Kosmetik Kadaluwarsa dan Ikan Tidak Segar

16 April 2023
Luwu Timur

Ini Realisasi Bappelitbangda Tahun 2021 dan 2022

29 Agustus 2022
Luwu Timur

Berikan Kemudahan Masyarakat, Dinas Dukcapil Layani Warga Rentan di RSUD I Lagaligo Wotu

19 Mei 2022
DPRD Luwu Timur

Pemkab Luwu Timur Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Terkait Tiga Ranperda

21 Maret 2018
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?