Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur, Kamal Rasyid mengaku kalau kabupaten Luwu Timur masih kekurangan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal itu disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung diruang rapat komisi satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Selasa 7 Maret 2017. RDP ini dipimpin, Wakil ketua komisi satu, Herdinang.
Kamal menjelaskan, berdasarkan Analisis Beban Kerja (ABK) Luwu Timur membutuhkan pegawai sebanyak 6.962 orang. Sementara, jumlah ASN yang ada saat ini hanya 4.018 orang saja. “Jadi kita kekurangan 2.944 ASN,” ungkapnya.
Oleh karen itu, kata Kamal, dengan adanya kekurangan pegawai tersebut Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah mengusulkan untuk pengangkatan tenaga upah jasa. “Karena kita kekurangan sehingga SKPD mengusulkan tenaga upah jasa,” ungkapnya.
Sementara itu, wakil ketua komisi satu, Herdinang mengatakan, pemerintah daerah juga diharapkan agar memperhatikan masa pengabdian dan kebutuhan jika memang dibutuhkan penambahan upah jasa sesuai harapan daerah.
“Kami juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar melakukan percepatan penetapan keberlanjutkan para tenaga upah jasa jika dimungkinkan tidak melewati bulan Maret ini,” ungkap Herdinang.
Turut hadir, Ketua DPRD, Amran Syam, asisten Pemerintahan, Dohri As’ari, Kepala BKPSDM, Kamal Rasyid, Sekretaris BPKD, Ramadhan, Kadis Pendidikan, La Besse, Kadis Kesehatan, April, Kasatpol-PP, Indra Fauzi, Direktur RSUD I La Galigo, Rosmini Pandin.




