Pengurus Perhimpunan Masyarakat Toraja (PMT) Kecamatan Malili masa bakti 2016-2019 resmi terbentuk. Ketua PMT Malili, dr Luther Menon bersama sejumlah pengurus dikukuhkan langsung Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Minggu (26/03/2017).
Selain Bupati, unsur forum komunikasi pimpinan daerah, Kajari Malili, Ida Komang Ardhana, Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak, Anggota DPRD, Kyai H Suardi Ismail dan sejumlah pimpinan ormas lainnya juga ikut menyaksikan pengukuhan pengurus tersebut.
“Perhimpunan masyarakat ini semata-mata sebagai wadah silaturahmi antar sesama warga dari suku toraja yang bermukim di Malili” kata Luther.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler
mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan atau ormas yang ada di Luwu Timur termasuk PMT menjaga kedamaian dan kerukunan mengingat daerah ini sangat majemuk.
Menurutnya kondisi masyarakat yang plural tidak boleh dikotak-kotakkan. Pasalnya akan rentan dan terganggu apabila jurang pemisah antarkelompok suku maupun agama dalam aspek-aspek sosial dan budaya ini semakin diperlebar.
“Perbedaan itulah rahmat. Negara ini dibangun diatas perbedaan. Oleh karenanya pluralisme masyarakat itu hendaknya disikapi dengan rasa kebangsaan bersama tetapi dengan tetap menghargai, mengedepankan, dan membanggakan kemajemukan dalam masyarakat itu sebagai sebuah identitas” katanya.
Ia berharap agar seluruh ormas yang terbentuk saat ini menjaga nilai kerukunan dan kebersamaan yang selama ini terpelihara di Bumi Batara Guru. ” Memelihara kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi seluruh lapisan masyarakat” tandasnya.




