Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Di Festival Ogoh-Ogoh, Husler Mengajak Masyarakat Untuk Menghargai Tradisi Keagamaan
Luwu Timur

Di Festival Ogoh-Ogoh, Husler Mengajak Masyarakat Untuk Menghargai Tradisi Keagamaan

Redaksi
Redaksi Published 7 Maret 2019
Share
2 Min Read
SHARE

Jelang perayaan Hari Raya Nyepi, 07 Maret 2019, Umat Hindu di Kecamatan Tomoni Timur menggelar Festival Ogoh-Ogoh. Kegiatan keagamaan itu dipadati ribuan warga, bukan hanya umat Hindu, umat beragama lainnya juga ikut menyaksikan perayaan bernuansa religi tersebut.

Festival Ogoh-Ogoh ini dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, didampingi Anggota DPRD Kab. Luwu Timur, I Made Sariana, Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis, Kadis Pendidikan, La Besse, Inspektur, Salam Latief, Kabag Humas dan Protokol, Muh. Rizki Alamsyah, dan Camat Tomoni Timur, Nursan Oddang, di Lapangan Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (06/03/2019).

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kab. Luwu Timur, Wayan Sudiarsa mengatakan, tradisi ogoh-ogoh itu merupakan agama yang dibudayakan umat Hindu, bukan sebaliknya. Hakikatnya, Ogoh-ogoh itu sebagai simbol prosesi penetralisiran kekuatan-kekuatan negatif atau kekuatan Bhuta (kekuatan alam). Ogoh-ogoh yang dibuat pada perayaan Nyepi ini merupakan perwujudan Bhuta Kala yakni perwujudan makhluk yang besar dan menyeramkan.

“Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifat-sifat negatif pada diri manusia. Tradisi ini mengingatkan umat Hindu. Selain itu, ogoh-ogoh diarak keliling desa bertujuan agar kekuatan negatif yang ada di sekitar desa ikut bersama ogoh-ogoh. Akhir dari prosesi ini, ogoh-ogoh itu dibakar agar segala sifat buruk itu lenyap dan siap memasuki Nyepi,” katanya.

“Sebagai Tokoh Hindu, kami sangat bangga dengan kebersamaan dan suasana yang kondusif. Ogoh-ogoh harus dibuat dari bahan yang ramah lingkungan. Itu yang saya tekankan saat penilaian,” katanya.

Sementara Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan, setiap kali perayaan Ogoh-ogoh, masyarakat terlihat sangat antusias. Setiap tahun perkembangan cukup baik dan jumlah masyarakat yang menyaksikan langsung perayaan keagamaan ini semakin banyak jumlahnya.

“Tradisi Ogoh-ogoh ini patut dilestarikan dan dikembangkan. Saya minta Dinas Pariwisata untuk merespon kegiatan ini agar bisa jadi agenda tahunan Pemerintah daerah,” tekan Husler.

Terkait perayaan Nyepi, orang nomor satu di Luwu Timur ini mengajak semua masyarakat untuk menjaga toleransi dan menghargai tradisi keagamaan setiap pemeluk agama. Ia juga mengingatkan tetap jaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya perayaan Ogoh-ogoh ini. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Budiman Terima Tim Verlap Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Sulsel

Koalisi Pendukung Jokowi-JK di Lutim Dideklarasikan

Husler : Bantuan Mobil Operasional Optimalkan Layanan Puspaji

Bupati Pimpin Rakor Jelang Grand Launching Luwu Timur Inspiring

Paket Ichi – A2M Ditolak, Hatta Apresiasi KPU

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Tidak Hanya Dengan Masyarakat, Husler Juga Bangun Kedekatan Dengan Stafnya
Next Article DPRD Lutim Desak Telkomsel Bangun Jaringan Seluler Di Mahalona Raya dan Desa-desa di Lutim

You Might Also Like

Luwu Timur

Bersama Forkopimda, Bupati Luwu Timur Sambut Kunker Menteri ESDM

12 Agustus 2022
Hukum

Diduga Peras 942 CPNS, Kepala BKD Luwu Ditahan

21 April 2016
DPRD Luwu Timur

RAPBD TA 2015 Luwu Timur Tembus Satu Triliun

19 November 2014
Hukum

Pria Ketrurunan Tionghoa Ditemukan Tewas Tenggelam

18 November 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?