LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman memastikan betonisasi jalan poros Pekaloa-Mahalona tetap menjadi perhatian Pemerintah Daerah Lutim dan akan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2022.
Demikian yang dikatakan Bupati pada Rapat Paripurna DPRD Lutim, Senin (01/11/2021), saat menjawab Pandangan Fraksi PAN yang mempertanyakan kelanjutan Betonisasi poros Pekaloa-Mahalona.
”Pembangunan jalan poros Pekaloa-Mahalona ini tetap berlanjut di Tahun Anggaran 2022,“ ujar Budiman.
Mengenai Pembangunan Rumah Sakit Towuti, sesuai RPJMD yang telah kita tetapkan, Pembangunan Rumah Sakit Towuti direncanakan di bangun pada Tahun 2023.
Namun tahapan dokumen kelengkapan pembangunan tersebut akan dilaksanakan pada tahun sebelumnya yang akan melibatkan OPD teknis seperti Bapelitbangda, Dinas Kesehatan, DLH, dan Dinas Perkimtan sementara dalam tahap koordinasi.
”Ini juga termasuk yang saya laporkan ke pak Dirjen saat saya ke Jakarta, Pak Dirjen bilang kalau Rumah Sakit Pratama itu proritasnya jarak 6 jam pelayanannya, tapi saya sampaikan kita di Lutim ada daerah yang berada di seberang danau, di Seberang danau inilah kita mau bangun Rumah sakit,” jelas Bupati.
Pak Dirjen ternyata, lanjut Budiman, pernah bertugas di Sorowako, dia tahu Kondisi Sorowako dan Wawondula, jadi ini peluang buat kita dan menjadi perhatian Pak Dirjen supaya kita dapat juga Rumah Sakit Pratama ini, karena yang sudah dipastikan duluan dapat ini Pangkep dan Slayar untuk Rumah Sakit Pratama ini.
“Apapun itu, kita harus cepat mempersiapkan segala dokumennya jika kita diberikan kesempatannya kita bisa bangun rumah sakit ini lebih cepat dari rencana kita,” terang Budiman
Mengenai progress rencana BLUD terhadap puskesmas, sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian. (*)




